McMenemy Tekankan Pentingnya Pemain Senior di Timnas Indonesia

Jumat, 8 Maret 2019 | 23:24 WIB
B
JS
Penulis: BeritaSatu | Editor: JAS
Pelatih timnas senior Indonesia Simon McMenemy (tengah) menyampaikan arahan kepada para pesepak bola timnas senior Indonesia dalam sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (8/3/2019). Latihan tersebut merupakan persiapan timnas Indonesia untuk laga uji coba internasional melawan timnas Myanmar pada 25 Maret 2019.
Pelatih timnas senior Indonesia Simon McMenemy (tengah) menyampaikan arahan kepada para pesepak bola timnas senior Indonesia dalam sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (8/3/2019). Latihan tersebut merupakan persiapan timnas Indonesia untuk laga uji coba internasional melawan timnas Myanmar pada 25 Maret 2019. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy menekankan pentingnya keberadaan pemain senior di squad yang kini sedang menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan untuk menghadapi laga persahabatan FIFA melawan Myanmar pada 25 Maret mendatang.

"Bagi saya, pemain senior seperti asisten pelatih karena mereka sosok-sosok berpengalaman. Mereka bisa membantu pemain muda seperti Febri Hariyadi, Zulfiandi, dan Evan Dimas untuk berkembang menjadi lebih baik," ujar Simon usai memimpin latihan timnya di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (8/3/2019) malam.

Menurut pelatih asal Skotlandia itu, pemain muda kadang mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan kesebelasan mumpuni seperti Vietnam dan Tiongkok.

Di sinilah, lanjut Simon, pemain senior mengambil peran. Nama-nama seperti Stefano Lilipaly, Andritany Ardhiyasa, Fachruddin Aryanto dan Ruben Sanadi diyakini dapat menyeimbangkan tim nasional sehingga tak mudah goyah saat melawan tim-tim papan atas.

"Saya ingin membuat skuat yang berimbang antara pemain senior dan pemain muda," tutur Simon.

Timnas Indonesia tengah menjalani pemusatan latihan menjelang pertandingan persahabatan internasional FIFA di Myanmar menghadapi timnas tuan rumah pada 25 Maret 2019.

Seharusnya, squad berjulukan tim Garuda itu menjalani pemusatan latihan di Perth, Australia sejak tanggal 7 Maret sampai 17 Maret 2019. Akan tetapi, karena masalah administrasi, tim baru bisa berangkat ke Negeri Kanguru itu pada Sabtu (9/3). Timnas pun berlatih di Jakarta pada 7-8 Maret 2019.

Pada hari kedua pemusatan latihan di Jakarta pada Jumat (8/3), Simon memberikan menu pemahaman taktik kepada 25 dari 27 pemain timnas yang dipanggilnya. Dua pemain yaitu Hansamu Yama dan Yanto Basna sebelumnya izin tidak dapat hadir karena kepentingan masing-masing.

"Saya memberikan sedikit soal taktik. Saya mau melihat siapa yang mengerti atau tidak. Hari ini saya mendapatkan banyak sekali informasi dari pemain. Mereka menunjukkan sikap luar biasa hari ini," kata pelatih yang membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 Indonesia tahun 2018 tersebut.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon