ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Tindak 166.000 Pelanggaran dalam 8 Hari Operasi Patuh Jaya 2025

Senin, 21 Juli 2025 | 17:10 WIB
JG
SM
Penulis: Juan Ardya Guardiola | Editor: SMR
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin memberi keterangan kepada wartawan terkait Operasi Patuh Jaya 2025 di Polsubsektor Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2025).
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin memberi keterangan kepada wartawan terkait Operasi Patuh Jaya 2025 di Polsubsektor Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2025). (Beritasatu.com/Juan Ardya Guardiola)

Jakarta, Beritasatu.com – Polisi menindak 166.000 kasus pelanggaran lalu lintas selama delapan hari Operasi Patuh Jaya 2025 di seluruh Indonesia. Sebanyak 60.000 kasus di antaranya terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Pelanggaran kasat mata masih cukup banyak, terbukti sampai dengan hari ini di hari kedelapan sudah sebanyak 166.000 lebih pelanggaran yang kita lakukan penindakan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin kepada wartawan di Polsubsektor Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2025).

Penindakan pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya melalui electronic traffic law enforcement (ETLE) statis, ETLE mobile, serta tilang manual. Berbagai kegiatan preventif hingga penegakan hukum terus dilakukan oleh kepolisian.

ADVERTISEMENT

Komarudin mengungkapkan jenis pelanggaran terbanyak yang ditemukan pada pengguna sepeda motor, adalah terkait penggunaan helm dan pengendara di bawah umur.

Sementara bagi pengendara mobil, jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan, adalah berkendara sambil bermain telepon genggam dan tidak menggunakan seat belt atau sabuk pengaman.

“Itu untuk pelanggaran-pelanggaran yang banyak sekali ditemukan di lapangan saat pelaksanaan Operasi Patuh,” imbuh Komarudin.

Sejauh ini, data yang dicatat Ditlantas terkait penilangan ETLE menunjukkan adanya penurunan dibandingkan tahun lalu. ETLE statis menurun 3,4% dari 41.000 menjadi 40.345 pelanggaran, begitu juga dengan ETLE mobile yang menurun 40% dari 44.000 menjadi 26.000 pelanggaran.

“Yang meningkat penindakan dengan tilang manual, meningkat dari 57.000 sampai dengan 99.000,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Operasi Patuh Jaya 2025 Paling Banyak Tilang Pengendara di Bawah Umur

Operasi Patuh Jaya 2025 Paling Banyak Tilang Pengendara di Bawah Umur

JAKARTA
Operasi Patuh Jaya 2025 Sasar Titik Rawan dengan Hunting System

Operasi Patuh Jaya 2025 Sasar Titik Rawan dengan Hunting System

JAKARTA
Polda Metro Jaya Masih Gunakan Tilang Manual di Jalan Tanpa ETLE

Polda Metro Jaya Masih Gunakan Tilang Manual di Jalan Tanpa ETLE

JAKARTA
Tilang Manual Diberlakukan pada Operasi Patuh Jaya 2025

Tilang Manual Diberlakukan pada Operasi Patuh Jaya 2025

JAKARTA
Kakorlantas: Operasi Patuh Jaya 2025 Harus Humanis dan Edukatif

Kakorlantas: Operasi Patuh Jaya 2025 Harus Humanis dan Edukatif

NASIONAL
Ini 10 Jenis Pelanggaran Target Operasi Patuh Jaya 2025 di Tangerang

Ini 10 Jenis Pelanggaran Target Operasi Patuh Jaya 2025 di Tangerang

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon