Polda Metro Jaya Bongkar Klaster Penghasut di Balik Demo Anarkistis
Rabu, 3 September 2025 | 05:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap adanya klaster penghasut di balik demo anarkistis yang terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta.
Dari hasil penyidikan, penyidik menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka diduga menjadi bagian dari jaringan terstruktur yang sengaja memprovokasi massa agar bertindak rusuh.
Dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya pada Selasa (2/9/2025) malam, Kanit 2 Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Gilang Prasetya menjelaskan, para tersangka memiliki peran spesifik. Salah satunya berperan sebagai koordinator yang mengatur pergerakan massa di lapangan, termasuk pelajar dan simpatisan yang berhasil mereka hasut.
“Dari konstruksi yang kami bangun, terlihat jelas pola gerakan mereka. Koordinator memantau situasi lapangan, menyampaikan titik-titik aksi, serta mengarahkan jalur evakuasi jika dibubarkan oleh aparat,” ujar Kompol Gilang.
Penyidik juga menemukan bukti kelompok ini telah menyiapkan lokasi penyimpanan bom molotov. Bom rakitan tersebut digunakan untuk menyerang aparat dan merusak fasilitas umum.
Salah satu faktor yang memperluas dampak aksi anarkistis ini adalah penggunaan media sosial. Seorang tersangka diketahui melakukan siaran langsung berisi ajakan provokatif yang ditonton lebih dari 10 juta orang.
Konten itu memuat seruan untuk merusak fasilitas umum dan diduga kuat menjadi pemicu banyaknya pelajar di bawah umur yang ikut serta dalam kerusuhan.
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra menegaskan pihaknya masih terus mendalami kasus ini, termasuk potensi adanya aliran dana yang mendukung aksi anarkistis tersebut.
“Kami tidak berhenti pada enam tersangka ini. Penelusuran terhadap dugaan pendanaan masih terus berjalan, karena ada indikasi kuat aksi ini terorganisasi secara sistematis,” tegas Kombes Wira.
Dengan temuan ini, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menindak tegas para penghasut di balik aksi unjuk rasa anarkis, sekaligus mencegah kericuhan serupa terulang di masa mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




