350 Mahasiswa UI Akan Gelar Aksi Tagih Janji Wakil Rakyat di Depan DPR
Selasa, 9 September 2025 | 10:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyampaikan ratusan mahasiswa akan ikut serta dalam aksi bertajuk “Rakyat Tagih Janji” di depan gedung DPR/MPR RI pada Selasa (9/9/2025). Massa diperkirakan mencapai 300 hingga 350 orang.
“Untuk saat ini terdapat 300 hingga 350 massa terdata,” kata Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2025 Bima saat dihubungi Beritasatu.com pada Selasa (9/9/2025).
Bima menegaskan, pihaknya akan menagih langsung janji wakil rakyat di jalanan, bukan mendatangi gedung DPR untuk audiensi. Aksi direncanakan berlangsung hingga sore hari.
“Betul, kami yang tagih janji. Tetapi bapak dan ibu dewan yang harus menemui kami di jalan, bukan sebaliknya. Untuk saat ini kita melihat situasi, plan awal pukul 18.00 WIB sudah tarik mundur massa,” jelasnya.
Menurutnya agenda aksi siang ini akan difokuskan pada longmarch dan orasi perwakilan mahasiswa. Belum ada rencana pertunjukan teatrikal atau bentuk ekspresi lainnya.
“Untuk sementara organik yakni longmarch dan orasi saja, kami belum menyiapkan untuk teatrikal,” tandas Bima .
Pantauan Beritasatu.com pada Selasa (9/9/2025) siang, terlihat arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto dari arah Semanggi menuju Slipi terpantau masih ramai lancar. Kendaraan dapat melaju dengan kecepatan normal dan belum adanya rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan oleh pihak kepolisian.
Diketahui, aksi “Rakyat Tagih Janji” digelar BEM UI sebagai bentuk kekecewaan terhadap elite politik yang dinilai abai terhadap aspirasi publik. Menurut BEM UI, berbagai tuntutan dari elemen masyarakat, tuntutan 17+8, akademisi, dan mahasiswa kerap tidak ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




