ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kenangan Terakhir Rahmat dengan Menantu Sebelum Pesawat ATR Hilang

Minggu, 18 Januari 2026 | 10:34 WIB
RA
BW
Penulis: Roy Adriansyah | Editor: BW
Rahmat (kiri), mertua Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang merupakan penumpang pesawat ATR pesawat ATR 42-500 yang dinyatakan hilang kontak pada Sabtu 18 Januari 2026.
Rahmat (kiri), mertua Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang merupakan penumpang pesawat ATR pesawat ATR 42-500 yang dinyatakan hilang kontak pada Sabtu 18 Januari 2026. (Beritasatu.com/Roy Adriansyah)

Jakarta, Beritasatu.com – Rahmat masih mengingat jelas pertemuan terakhirnya dengan sang menantu, Deden Maulana, sekitar tiga hingga empat hari sebelum pesawat ATR 42-500 yang dinyatakan hilang kontak pada Sabtu (18/1/2026).

Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), hingga kini masih dalam pencarian bersama penumpang lainnya. Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di rumah duka yang berlokasi di Jalan Mesir II RW 10, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, rumah keluarga Deden mulai dipadati kerabat sejak Minggu (19/1/2026) pagi.

Sejumlah keluarga, tetangga, serta rekan kerja berdatangan silih berganti sejak pukul 09.00 WIB untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga.

ADVERTISEMENT

Ayah mertua Deden, Rahmat, terlihat berdiri di depan gang rumah dengan wajah penuh duka. Ia mengaku tidak menyangka pertemuan singkat beberapa hari lalu menjadi momen terakhir bersama menantunya.

“Terakhir ketemu agak aneh. Biasanya dia langsung masuk rumah. Waktu itu cuma ucap salam. Saya tanya, ‘ada apa, Den?’ Dia cuma senyum saja,” ujar Rahmat dengan mata berkaca-kaca.

Rahmat mengatakan dirinya mengetahui kabar hilangnya Deden dari pemberitaan pesawat ATR rute Yogyakarta–Makassar yang hilang kontak pada Sabtu sore. Hingga Minggu pagi, ia masih menunggu perkembangan informasi dari televisi terkait proses pencarian. “Pagi ini saya lihat TV, belum ada kabar penemuan,” ucapnya lirih.

Deden Maulana meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki berusia sekitar 12 tahun yang masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar. “Orangnya baik, sayang sama keluarga. Saya dengar penumpang dari KKP ada tiga orang, salah satunya menantu saya,” ungkap Rahmat.

Rahmat berharap proses pencarian menantunya dapat segera membuahkan hasil.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Keluarga Ungkap Komunikasi Terakhir sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak

Keluarga Ungkap Komunikasi Terakhir sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak

SULAWESI SELATAN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon