2 Hari Mengungsi, 50 Korban Banjir Cilincing Jakut Mulai Sakit-sakitan
Senin, 19 Januari 2026 | 23:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 431 warga dari 174 keluarga korban banjir di Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara masih mengungsi di Rusun Embrio kelurahan setempat hingga, Senin (19/1/2026) sore. Mereka mulai terserang berbagai penyakit.
Setelah 2 hari berada di pengungsian, sedikitnya 50 warga mengeluh sakit kulit, diare, demam, flu, batuk, dan inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Mereka sudah mendatangi posko kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan obat.
Seorang pengungsi, Siti Maisaroh mengaku dirinya mengalami demam tinggi dan diare sejak Minggu (18/1/2026).
"Sudah 2 hari ini," ujar Siti.
Wakil Komandan Kesehatan Lapangan Kesdam Jayakarta, Mayor Ckm Kuat Triyono mengatakan untuk membantu para pengungsi, Kodam Jaya menerjunkan Detasemen Kesehatan dari Kesdam Jaya yang berisi dua dokter dan sembilan tenaga medis.
"Kebetulan ini kita baru aksi ya hari ini. Kemudian kita hanya menangani penyakit-penyakit yang dialami oleh warga sekitar sini. Itu kebanyakan pasien yang ada di sini mereka terjangkit flu, batuk, pilek, ISPA, sama penyakit kulit. Ke depan kita akan siagakan personel kesehatan dari Kesdam Jaya, satu tim bersama satu unit ambulans," katanya.
Meski banjir telah mulai surut, tetapi 431 warga masih mengungsi di Rusun Embrio. Warga berharap kondisi ini segera normal agar mereka dapat kembali ke rumah mereka dan membersihkan lumpur sisa banjir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




