MRT Fase 2A Bundaran HI-Kota Hampir 60 Persen, Ini Tantangannya
Selasa, 12 Mei 2026 | 16:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, mengungkap sejumlah tantangan dalam pembangunan MRT Jakarta fase 2A rute Bundaran HI hingga Kota yang saat ini terus dikebut pengerjaannya.
Penjelasan tersebut disampaikan Tuhiyat saat mendampingi kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo ke lokasi proyek di area Stasiun Sawah Besar dan Harmoni.
Menurut Tuhiyat, progres pembangunan MRT fase 2A menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir April 2026, pembangunan jalur Bundaran HI hingga Kota telah mencapai hampir 60%. Sementara itu, khusus lintasan Bundaran HI sampai Harmoni, progres konstruksi sudah mencapai 92,5%.
“Bundaran HI sampai Harmoni mudah-mudahan akhir tahun ini mendekati 100%,” ujarya saat meninjau proyek MRT fase 2A.
Tuhiyat menjelaskan pembangunan MRT fase 2A memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibanding fase pertama rute Lebak Bulus-Bundaran HI. Selain jalur yang lebih panjang, proyek bawah tanah ini juga melewati kawasan padat aktivitas dan area bersejarah di pusat Jakarta sehingga membutuhkan metode konstruksi yang lebih kompleks dan presisi.
Tuhiyat mengatakan seluruh terowongan atau tunnel dari Bundaran HI hingga Kota ditargetkan tersambung pada September 2026. Adapun jalur rel dari Bundaran HI hingga Monas saat ini telah tersambung sepenuhnya. “Kita sedang menyiapkan signaling untuk menjalankan operasi kereta nantinya,” katanya.
PT MRT Jakarta juga menargetkan operasional awal untuk rute Bundaran HI-Monas dapat dimulai pada akhir tahun depan. Setelah itu, operasional penuh hingga Kota akan dilanjutkan sekitar dua tahun berikutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




