ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pramono Anung Soroti Kematian Siswi SMAN 6 Jakarta

Jumat, 19 Juni 2026 | 16:43 WIB
CF
JS
Penulis: Chairul Fikri | Editor: JJS
Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Antara/Lifia Mawaddah Putri)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya siswi kelas X SMAN 6 Jakarta berinisial NAEP (16).

Korban tewas setelah terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya akibat tersangkut kabel menjuntai di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pramono Anung menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan memberikan bantuan kepada keluarga korban sekaligus mendorong pengusutan menyeluruh terhadap insiden yang menewaskan pelajar tersebut.

ADVERTISEMENT

"Innalillahi Wainnailaihi rojiun, kami dari Pemprov Jakarta mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Siswi SMAN 6 Jakarta yang berinisial NAEP usia 16 tahun yang meninggal saat terjatuh dari motor dan tersangkut kabel di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," ujar Pramono saat ditemui di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Menurut Pramono, Pemprov Jakarta telah meminta sejumlah instansi terkait, mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Bina Marga untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta melakukan evaluasi terhadap fasilitas yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.

"Kita juga memberikan santunan dan menanggung seluruh biaya pemakaman siswi tersebut," katanya.

Selain bantuan kepada keluarga, Pramono menginstruksikan perbaikan segera terhadap infrastruktur yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Ia menegaskan insiden serupa tidak boleh kembali terjadi di Jakarta.

"Maka kita minta diusut tuntas karena memang pihak keluarga juga meminta kasusnya diusut secara hukum," tegasnya.

Sebelumnya, NAEP, siswi kelas X SMAN 6 Jakarta, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di kawasan Kebayoran Baru, Kamis (18/6/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu dibonceng ayahnya menggunakan sepeda motor.

Setang motor diduga tersangkut kabel yang melintang dan menjuntai ke badan jalan sehingga kendaraan kehilangan keseimbangan dan pengendara terjatuh.

Akibat kecelakaan tersebut, korban diduga terlindas bus sekolah yang melintas di lokasi kejadian. Korban mengalami luka serius dan sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kasus ini kini ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut juga memicu sorotan publik terkait keamanan infrastruktur utilitas di ruang publik serta pengawasan terhadap kabel-kabel yang menjuntai di sejumlah ruas jalan Jakarta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon