Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan
Senin, 5 Desember 2022 | 16:58 WIB
Apindo menilai bila BI kembali menaikkan suku bunga acuan terlalu cepat di atas level 5,25%, proses pemulihan ekonomi yang saat ini sedang berlangsung akan terganggu. Sebaliknya, Apindo juga memahami bila keputusan menaikkan suku bunga dilakukan terlalu lambat, maka akan memiliki risiko kenaikan inflasi yang cukup cepat.
Baca Juga: Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS
"Yang reportnya kan, BI melakukan penyesuaian mengikuti juga kondisi ekonomi global. Jadi mau tidak mau seperti ya itu. Yang kami sudah lakukan bersama BI, itu adalah melakukan local currency settlement (LCS) untuk menahan dolar. Kalau dolarnya bisa dikendalikan, tentu nanti efeknya juga akan ke suku bunga dan sebagainya," kata Hariyadi.
Hariyadi berharap inisiatif ini dapat didukung oleh pemerintah, terutama implementasi local currency settlement dengan Tiongkok.
"Tiongkok yang paling besar neraca perdagangannya, syukur-syukur 50% menggunakan LCS, saya rasa itu sangat berarti di dalam penguatan atau stabilisasi rupiah kita," kata Hariyadi.
Baca Juga: Menko Airlangga Minta Eksportir Dapat Suku Bunga Spesial
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




