IHSG Sepekan Tertekan 0,18%, Terseret Koreksi Sektor Teknologi
Jumat, 7 April 2023 | 18:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pergerakan IHSG sepanjang pekan ini kembali tertekan 0,18%. Indeks bergerak sangat fluktuatif karena pasar domestik sempat optimistis pada awal pekan, dipicu kenaikan harga beberapa komoditas seperti batu bara, CPO, nikel, serta minyak mentah (crude) yang mendorong pergerakan emiten sektor energi menguat.
"Selain itu, ekspektasi pembagian dividen jumbo dari saham berbasis batu bara, serta pemberian insentif PPN 1% untuk kendaraan listrik roda empat dan bus yang resmi diberikan pemerintah pekan lalu turut menjadi katalis positif," jelas Financial Expert Ajaib Sekuritas Chisty Maryani, Jumat (7/4/2023).
Namun sepanjang pekan ini IHSG belum mampu ditutup hijau, indeks terpantau koreksi dengan tekanan paling dalam dari sektor teknologi sebesar 2,91%. Koreksi pada indeks sektoral berbasis saham growth stock tersebut, salah satunya disebabkan tekanan eksternal. Seperti potensi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang diproyeksi melemah tahun ini setelah data pasar tenaga kerja AS dirilis.
Laporan Pembukaan Lapangan Kerja (JOLTS) periode Februari 2023 hanya mencatat 9,93 juta pekerjaan baru yang terbuka, jumlah tersebut turun 632 ribu dibanding Januari 2023.
Selain itu, aktivitas jasa di AS pada data ISM Services juga telah rilis, terjadi penurunan menjadi level 51,2 pada Maret 2023 dari 55,1 periode Februari 2023. Kekhawatiran pelaku pasar juga meningkat akan adanya depresiasi permintaan pada tingkat global, seiring potensi perlambatan ekonomi secara global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




