ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kesadaran Miliki Asuransi Kesehatan Masih Rendah, Ini Buktinya

Kamis, 13 April 2023 | 21:13 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Wianto Chen dalam acara peluncuran situs My Health Risk Score, di Jakarta, Kamis, 13 April 2023
Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Wianto Chen dalam acara peluncuran situs My Health Risk Score, di Jakarta, Kamis, 13 April 2023 (B1/Herman)

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan asuransi jiwa Sinarmas MSIG Life menilai kesadaran masyarakat terkait asuransi sebagai produk finansial masih rendah. Kondisi ini salah satunya didorong oleh rendahnya literasi soal produk asuransi di Indonesia.

Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Wianto Chen menyampaikan, akibat tidak memiliki asuransi, ketahanan sosial masyarakat Indonesia tergolong yang paling lemah di antara negara-negara di Asia. Padahal pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2022 termasuk salah satu yang tertinggi di dunia.

"Market kita itu terbesar di Asia Tenggara, apalagi ada bonus demografi. Tapi, uang yang dialokasikan untuk asuransi hanya 1,5% dari GDP, dibandingkan dengan Thailand yang di atas 3%, Malaysia 4%, Singapura di atas 7%. Artinya apa? penetrasi kita sangat rendah," kata Wianto Chen, di acara peluncuran situs My Health Risk Score, di Jakarta, Kamis (13/4/2023).

ADVERTISEMENT

Di Indonesia, lanjut Wianto, ada sebanyak 53 perusahaan asuransi jiwa. Sementara di Singapura dengan jumlah penduduknya yang lebih sedikit dari Indonesia, perusahaan asuransinya ada sebanyak 77 perusahaan.

"Jadi di Singapura kesadaran warganya untuk alokasi keuangan jangka panjangnya tinggi. Kalau di Indonesia, tidak. Kalau terjadi apa-apa, runtuh rumah tangganya. Karena semua uangnya simpan di bank, ikut arisan," ujarnya.

Diakui Wianto, dunia asuransi saat ini juga telah mengalami banyak perubahan. Untuk tetap relevan, perusahaan asuransi harus terus berinovasi dan memberikan nilai tambah untuk nasabah. Menginjak usia 38 tahun, Sinarmas MSIG Life juga berkomitmen untuk berperan lebih dari penyedia produk asuransi jiwa dengan terus berinovasi dan berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia agar lebih sehat, sejahtera dan terlindungi dalam mencapai tujuan hidup.

"Tidak hanya memperhatikan dari sisi proteksi finansial saja, namun juga berkontribusi pada penyediaan layanan dan dukungan dalam mendampingi masyarakat untuk memiliki gaya hidup yang sehat agar terhindar dari risiko penyakit kritis," kata Wianto.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon