ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Berkurang, Jasa Raharja Santuni 3.299 Korban Kecelakaan Mudik Lebaran

Rabu, 26 April 2023 | 20:37 WIB
PA
FB
Penulis: Prisma Ardianto | Editor: FMB
Dirut PT Jasa Raharja (Persero) Rivan A Purwantono.
Dirut PT Jasa Raharja (Persero) Rivan A Purwantono. (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com- PT Jasa Raharja memberi penjaminan sebanyak 3.299 orang korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sepanjang periode mudik Lebaran 18-25 April 2023. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sama untuk mudik :ebaran tahun sebelumnya.

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A Purwanto menyampaikan, pemberian santunan Jasa Raharja menunjukkan tren penurunan selama Operasi Ketupat H-5 sampai dengan H+2 atau 18-25 April 2023. Hal ini selaras dengan data kecelakaan berdasarkan laporan polisi (LP).

Jumlah kecelakaan berdasarkan LP mencatat terdapat sebanyak 1.915 kejadian kecelakaan, selama periode mudik Lebaran 1444 hijriah. Jumlah tersebut menurun 34,41% dibandingkan periode mudik Lebaran pada tahun sebelumnya yakni sebanyak 2.290 kejadian.

ADVERTISEMENT

Seiring penurunan angka kecelakaan, jumlah korban laka lantas juga relatif menurun. Data yang sama menunjukkan bahwa jumlah total korban kecelakaan pada periode mudik Lebaran tahun ini mencapai 3.553 orang, lebih sedikit 36,9% dari periode sama tahun lalu sebanyak 5.639 orang.

"Jumlah korban meninggal dunia terjamin pada 2023 sebanyak 316 orang, turun 62,5% dibandingkan tahun 2022 yakni sebanyak 823 orang," ungkap Rivan kepada Investor Daily, Rabu (26/4/2023).

Dalam hal ini, Jasa Raharja pun memberi jaminan kepada korban laka lantas yang mengalami luka-luka. Rivan menerangkan bahwa jumlah terjamin luka-luka selama periode mudik Lebaran kali ini sebanyak 2.983 orang, menurun 32,34% dari tahun sebelumnya sebanyak 3.759 orang.

Dengan demikian, Jasa Raharja mencatat total korban kecelakaan yang terjamin untuk mendapatkan santunan sebanyak 3.299 orang untuk periode mudik Lebaran 18-25 April 2023. Jumlah ini pun cenderung menurun 28% dibandingkan periode mudik Lebaran tahun sebelumnya sebanyak 4.582 orang.

Di sisi lain, Survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan 123,8 juta orang melakukan aktivitas mudik Lebaran 2023. Jumlah ini meningkat 14,2% dibanding pergerakan masyarakat di masa Lebaran 2022 yang mencapai 85,5 juta orang.

Merespons hal tersebut, Jasa Raharja menaruh perhatian serius untuk turut serta menekan angka laka lantas. Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menyampaikan, koordinasi dengan berbagai pihak telah dilalui lebih awal. Sejumlah rute maupun lokasi rawan kecelakaan pun telah ditinjau. Kendati demikian, potensi pertumbuhan angka laka lantas masih sangat terbuka, apalagi jumlah pemudik diperkirakan mengalami peningkatan.

"Karena koordinasi seluruh stakeholders cukup matang dan solid. Persiapan juga cukup panjang, kalau tahun lalu (persiapan) nyaris cuma dua minggu. Kami berharap dengan persiapan yang cukup panjang serta masyarakat juga lebih bijaksana menjalankan mudik ini, maka angka kecelakaan bisa ditekan," jelas Dewi.

Dewi menerangkan bahwa santunan yang dibayarkan menjadi komitmen perusahaan sekaligus bentuk kehadiran negara bagi korban laka lantas. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk hati-hati dan taat terhadap segala aturan lalu lintas.

Menurut dia, kesadaran para pengendara menjadi penting untuk ditingkatkan. Dalam perkembangannya, tren kecelakaan di awal tahun ini sebenarnya masih bergerak naik, tercermin dari santunan yang dibayarkan pihak Jasa Raharja.

"Sampai Maret ini tren santunan masih naik. Karena memang mobilitas masyarakat meningkat, tren penjualan kendaraan baru juga meningkat. Jadi memang agak sulit menahan itu. Jadi kami mengimbau masyarakat, bahwa kita kan sama-sama pengguna jalan (agar bijaksana)," ujar Dewi.

Di samping itu, pemilik kendaraan bermotor diharapkan terus meningkatkan kesadarannya untuk membayar pajak. Karena dari sini, iuran atau sumbangan wajib bisa dihimpun oleh Jasa Raharja. Terlepas untuk proteksi diri terhadap risiko kecelakaan, sumbangan wajib tersebut menjadi bekal Jasa Raharja mengoptimalkan peran dari aspek preventif.

Dia menerangkan, pendapatan tahun 2022 Jasa Raharja hanya meningkat 6%, sementara santunan tumbuh 22%. Kesenjangan cukup besar ini mengerek rasio klaim perusahaan. Tidak sampai di sana, tren tersebut diprediksi masih akan berlanjut di tahun ini.

"Memang tingkat kepatuhan membayar pajaknya harus didorong. Itulah kenapa kami Tim Pembina Samsat itu mendorong, sampai Rakor itu kita tarik ke awal tahun agar sosialisasi tingkat kepatuhan untuk membayar PKB-nya terus meningkat," kata Dewi.

Adapun terkait santunan, seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka, terjamin Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 16 Tahun 2017, korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp 50 juta yang diserahkan kepada ahli waris yang sah. Sementara bagi korban luka, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan perawatan (guarantee letter) kepada rumah sakit, dengan menanggung biaya perawatan maksimal Rp 20 juta.

Dalam rangka peningkatan layanan, Jasa Raharja berupaya mempercepat proses santunan untuk ahli waris korban kecelakaan. Saat ini, santunan untuk kasus meninggal dunia sudah bisa dibayarkan 1 hari 4 jam, dari sebelumnya bisa sampai 3 hari.

Ke depan, Jasa Raharja menargetkan pembayaran santunan bisa cair kurang dari 24 jam. Hal ini sejalan dengan upaya mempercepat proses pemberkasan untuk korban kecelakaan lalu lintas yang kini sudah dapat menjadi 11 menit 14 detik. (pri)



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mensos: Santunan Korban Kecelakaan KA di Bekasi Wewenang Jasa Raharja

Mensos: Santunan Korban Kecelakaan KA di Bekasi Wewenang Jasa Raharja

NASIONAL
Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang

Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang

NASIONAL
Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Hadirkan Harapan dan Pemberdayaan bagi Wanita Indonesia

Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Hadirkan Harapan dan Pemberdayaan bagi Wanita Indonesia

EKONOMI
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 Ribu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 Ribu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama

EKONOMI
Mudik Gratis BUMN, Jasa Raharja Berangkatkan 116.688 Pemudik

Mudik Gratis BUMN, Jasa Raharja Berangkatkan 116.688 Pemudik

EKONOMI
Jasa Raharja Gandeng 72 RS Antisipasi Kecelakaan Mudik Lebaran 2026

Jasa Raharja Gandeng 72 RS Antisipasi Kecelakaan Mudik Lebaran 2026

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon