Petrosea Incar Pendapatan Rp 9,8 Triliun Tahun Ini
Selasa, 16 Mei 2023 | 13:05 WIB
Jakarta, Beritasatu,com – Emiten konstruksi pertambangan, PT Petrosea Tbk (PTRO) mengincar pendapatan tahun 2023 bertumbuh sebesar 39% menjadi Rp 9,8 triliun dibandingkan pendapatan tahun buku 2022 sebesar US$ 476,3 juta (Rp 7,05 triliun).
Presiden Direktur Petrosea Romi Novan Indrawan merinci target pertumbuhan tersebut akan disumbang dari pendapatan overburden yang diharapkan meningkat sebesar 11%.
Selain itu, penopang pertumbuhan juga akan datang dari kenaikan proyek eksisting PT Central Cipta Murdaya (CCM) dan PT Indo Bara Pratama (IBP), serta proyek baru di PT Cristian Eka Pratama (CEP).
"Lalu, pendapatan kontrak mining ditargetkan tumbuh sebesar 30%, segmen engineering, procurement, construction (EPC) kita targetkan naik lebih dari 50%. Ini kita dapatkan kontrak baru dari proyek Awak Mas yang dikelola PT Masmindo Dwi Area. Jadi, secara total pendapatan tumbuh 39% yoy untuk tahun depan," ungkap Novan dalam paparan publik baru-baru ini.
Tahun ini, perseroan juga akan mengakuisisi 99,93% saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) selaku pengendali PT CEP yang merupakan pengelola pertambangan di Kutai Barat, Kalimantan Timur senilai US$ 90,5 juta.
Novan bilang, progres terkini dari perusahaan yang akan dicaplok tersebut masih dalam proses persiapan konstruksi dan kemajuannya sudah cukup baik. "Total reserved yang sudah kita lihat sebesar 70 juta ton batu bara dan kontribusi yang diharapkan ebitda tahun pertama itu 750 ton, di tahun kedua 1-1,5 juta ton dan tahun ketiga menjadi 5 juta ton," bebernya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




