ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Aksesibilitas Jalan Tol Penopang Properti Skala Kota

Rabu, 14 Juni 2023 | 05:56 WIB
MF
FH
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: FER
Ilustrasi jalan tol.
Ilustrasi jalan tol. (istimewa)

Tangerang, Beritasatu.com - Pengamat perkotaan, Yayat Supriatna, mengatakan seiring gencarnya pembangunan proyek properti, penduduk di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang) pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 34 juta jiwa seiring.

"Jabodetabek menjadi kawasan kritis kebutuhan rumahnya dengan harga tanah yang semakin mahal dan biaya transportasi yang tinggi," jelas Yayat kepada wartawan di Marketing Gallery Elevee Condominium, Tangerang Selatan, Selasa (12/6/2023).

Yayat menjelaskan, pergeseran hunian ke wilayah kota sekitarnya terjadi secara signifikan. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya proyek properti yang dikembangkan secara besar-besaran dengan konsep skala kota.

ADVERTISEMENT

"Luas Jakarta dan kota baru di sekitar Jakarta mencapai 116.561 hektare, dengan komposisi luas Jakarta sebesar 66.223 hektare dan kota baru di Bodetabek mencapai 50.338 hektare," jelasnya.

Secara perkembangan, lanjut Yayat, proyek properti dengan konsep skala kota biasanya terlahir karena adanya aksesibilitas jalan tol. Salah satu kawasan sekitar Jakarta yang berkembang dengan masif adalah koridor barat Jakarta, yakni Tangerang, Banten.

"Terlebih, kawasan properti ini diuntungkan dengan adanya akses jalan tol Jakarta-Merak yang beroperasi di tahun 1985," imbuhnya.

Kristien Andriani Wibowo, general manager Elevee Condominium by Alam Sutera (kiri) bersama Alvin Andronicus, chief marketing officer Elevee Condominium by Alam Sutera (tengah), dan pengamat perkotaan Yayat Supriatna (kanan) di Marketing Gallery Elevee Condominium, Tangerang Selatan, Senin 12 Juni 2023.
Kristien Andriani Wibowo, general manager Elevee Condominium by Alam Sutera (kiri) bersama Alvin Andronicus, chief marketing officer Elevee Condominium by Alam Sutera (tengah), dan pengamat perkotaan Yayat Supriatna (kanan) di Marketing Gallery Elevee Condominium, Tangerang Selatan, Senin 12 Juni 2023.

Menurut Yayat, konsep pengembangan properti skala kota harus memaksimalkan penggunaan lahan beragam dan terintegrasi dengan mempromosikan gaya hidup sehat.

Secara ideal, pengembangan proyek properti skala kota ini dikembangkan sebagai kota yang compact yang menggunakan lahan campuran berkepadatan tinggi yang dikembangkan mengarah pada bangunan vertikal. Tentunya memudahkan secara aksesbilitas dan berorientasi pada pejalan kaki.

"Mewujudkan hal ini, ada aspek yang diperhatikan yakni 3D plus T, density, diversity, design dan transit. Density berkaitan dengan kepadatan kawasan atau intensitas pemanfaatan lahan yang tinggi, diversity berkaitan dengan keberagaman pengunaan lahan dan jenis aktivitas kawasan, desain berkaitan dengan kawasan yang ramah terhadap pejalan kaki, pesepeda dan lainnya," tandas Yayat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Integrasi Layanan Dalam Genggaman

Integrasi Layanan Dalam Genggaman

MULTIMEDIA
Pengembang Properti Indonesia Borong 15 Penghargaan Best in Asia

Pengembang Properti Indonesia Borong 15 Penghargaan Best in Asia

EKONOMI
Dukung Ekonomi 8 Persen, REI Bantu Cari Solusi Masalah Properti

Dukung Ekonomi 8 Persen, REI Bantu Cari Solusi Masalah Properti

EKONOMI
37 Senior REI Kumpul Beri Dukungan ke Pemerintah

37 Senior REI Kumpul Beri Dukungan ke Pemerintah

EKONOMI
Penjualan LPCK Naik 224 Persen Saat Bekasi Jadi Sunrise Property

Penjualan LPCK Naik 224 Persen Saat Bekasi Jadi Sunrise Property

EKONOMI
Insentif PPN DTP Properti 100 Persen Diperpanjang hingga Akhir 2025

Insentif PPN DTP Properti 100 Persen Diperpanjang hingga Akhir 2025

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon