Jumlah Investor di Indonesia Bertambah 1 Juta Orang hingga Akhir Juli 2023
Kamis, 3 Agustus 2023 | 12:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengatakan jumlah investor di pasar modal Indonesia tumbuh secara signifikan sepanjang tahun 2023. Sampai dengan akhir Juli 2023, jumlah investor pasar modal telah mencapai angka 11,38 juta single investor identification (SID), dibandingkan akhir 2022 yang sebanyak 10,3 juta investor.
Hari ini, Kamis (3/8/2023), di Main Hall BEI, BEI bersama dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), bekerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) serta PT BJB Sekuritas Jawa Barat (BJB Sekuritas) melakukan penandatanganan Pencanangan Edukasi dan Literasi kepada 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jabar sekaligus Pencanangan Pendirian Galeri Investasi (GI) BEI di Kantor Pemprov Jabar.
Program edukasi pasar modal ini untuk meningkatkan awareness terhadap pasar modal Indonesia dan akan dilakukan secara berkelanjutan oleh Kantor Perwakilan (KP) BEI Jawa Barat terhadap 1.000 ASN Pemprov Jabar. Iman Rachman berharap pencanangan ini dapat meningkatkan pemahaman tentang investasi yang tepat di pasar modal, agar terhindar dari investasi bodong yang marak di masyarakat.
"Selain itu, sinergi serta kolaborasi antar pemangku kepentingan di seluruh Indonesia dapat semakin meningkat agar pelaksanaan program literasi pasar modal dapat berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan untuk membangun fondasi pasar modal yang kokoh," ujar dia.
Untuk di wilayah Jawa Barat sampai akhir Juni 2023, jumlah investor pasar modal mencapai 2,51 juta SID dan jumlah investor saham sebanyak 1.025.021 SID.
Pencanangan edukasi dan literasi kepada 1.000 ASN Pemprov Jabar serta Pendirian GI BEI di Kantor Pemprov Jabar merupakan salah satu ujung tombak di daerah yang berperan penting dalam peningkatan literasi masyarakat terkait pasar modal di Indonesia.
Selain untuk meningkatkan pemahaman ASN Pemprov Jabar, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor pasar modal yang cerdas dan terhindar dari investasi bodong, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan pasar modal Indonesia serta membawa dampak positif bagi perekonomian nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




