Inflasi Beras pada September Cetak Rekor dalam 5 Tahun Terakhir
Jumat, 13 Oktober 2023 | 09:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komoditas beras di Indonesia mencapai angka inflasi tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Pada September 2023, terjadi inflasi beras secara bulanan sebesar 5,61% dengan andil 0,18%. Sementara secara year on year (yoy), beras mengalami inflasi sebesar 18,4 persen.
"Pergerakan harga beras selama 2019 hingga pertengahan tahun 2022 memang relatif terkendali, tentunya yang mungkin perlu menjadi perhatian kita semua inflasi beras di bulan September 2023 ini memberikan kontribusi terhadap inflasi yang cukup tinggi," ujar Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti kepada Beritasatu.com, Kamis (12/10/2023).
BPS mencatat inflasi beras secara bulanan di bulan September 2023 merupakan yang tertinggi sejak Februari tahun 2018. Pada Februari 2018, tercatat inflasi beras mencapai 6,25%.
Menurut Amalia, kenaikan harga beras disebabkan oleh jumlah produksi yang terus mengalami penurunan. Hal in disebabkan faktor musiman, seperti El Nino maupun musim kemarau. Selain itu, diduga akibat musim gadu. Sejak bulan Juni 2023, sektor pertanian memasuki musim tanam tanpa pengairan. Kenaikan harga beras juga disebabkan negara penghasil gabah dan beras, seperti India, Thailand, dan Vietnam mulai menahan ekspor.
"Hasil pengamatan Agustus 2023, data yang dihasilkan BPS terdapat kecenderungan penurunan jumlah produksi beras mulai bulan Juni diikuti bulan-bulan berikutnya," kata dia.
Dia mengatakan penurunan produksi berakibat berkurangnya pasokan dan mendorong peningkatan harga gabah. Dampak lebih lanjut memicu kenaikan harga beras baik di penggilingan, grosir, maupun eceran. "Ditambah dengan adanya gangguan pasokan di tingkat global," ucap Amilia.
Kenaikan harga beras juga berdampak terhadap pendapatan petani. Berdasarkan data BPS, nilai tukar petani (NTP) pada September 2023 mengalami kenaikan 2,5%. Penyebab peningkatan NTP tersebut didorong oleh subsektor tanaman pangan yang mengalami kenaikan sebesar 4,54%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




