IHSG terhempas, BEI lakukan rapat
Kamis, 22 September 2011 | 19:10 WIBJika turun lebih dari 10 persen disuspensi.
Bursa Efek Indonesia [BEI] terus memantau perkembangan indeks harga saham gabungan [IHSG] menyusul tergerusnya indeks hingga 8,8 persen pada penutupan perdagangan hari ini.
"Kita lakukan rapat manajemen," kata Direktur Pengawasan, transaksi dan kepatuhan BEI Uriep Budhi Prasetyo di Jakarta hari ini.
Dia mengatakan, jika indeks turun lebih dari 10 persen, otoritas bursa akan mengusulkan kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan [Bapepam-LK] untuk dilakukan penghentian sementara [suspensi] agar tidak jatuh terlalu dalam.
Pada perdagangan sore ini, IHSG tergerus 328,36 poin [8,88 persen] ke level 3.470,83. Sementara Indeks LQ-45 terpangkas 65,184 poin [10,14 persen] ke level 578,207. Pada perdagangan hari ini, harga saham PT Astra International Tbk [ASII] sudah turun 18 persen.
Saat ini kata Urip, BEI terus memonitor seluruh transaksi dan pergerakan saham, khususnya saham unggulan berkapitalsiasi besar [blue chips]. "Apakah transaksi yang terjadi anomali atau tidak. Semua kita monitor," kata dia.
Sementara Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, pelemahan indeks tak lepas dati sentimen pasar finansial. Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat [AS] terus melemah dalam tempo yang cukup singkat. "Itu menambah ketidakpastian sehingga investor menjual dulu kemudian melihat situasi berikutnya," kata dia.
Ito tidak bisa memprediksi hingga kapan penurunan IHSG akan berlanjut. Dia hanya mengungkapkan, investor asing tidak akan meninggalkan indonesia, karena fundamental ekonomi nasional cukup kuat dan kinerja emiten di lantai bursa lebih baik dari bursa negara lain.
"Tidak ada satupun yang bisa memastikan berapa lama, investor asing katakanlah sedang menjual saham, tapi tetap kembali setelah mereka konsolidasi portofolio mereka," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




