September Terjadi Deflasi 0,35%
Selasa, 1 Oktober 2013 | 11:34 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (1/10), mengumumkan pada September 2013 terjadi deflasi sebesar 0,35 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 145,74.
Menurut Kepala BPS, Suryamin, dari 66 kota IHK, tercatat 53 kota mengalami deflasi dan 13 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Sorong sebesar 4,28 persen dengan IHK 170,68 dan terendah terjadi di Surabaya 0,02 persen dengan IHK 144,19.
"Deflasi bulan september ini sejak 2001 belum pernah terjadi. Pernah tahun 2000 itu deflasi 0,06 persen dan tahun 1999 deflasi sebesar 0,68 persen. Ini karena memang kita baru dua bulan lalu naikkan BBM jadi menurun ke level yang cukup rendah," ujar Suryamin
Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pinang 1,70 persen dengan IHK 147,92 dan terendah terjadi di Sukabumi dan Singkawang masing-masing 0,04 persen dengan IHK masing-masing 145,36 dan 147,88.
Dikatakan, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks beberapa kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan 2,88 persen dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,79 persen.
Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,78 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,61 persen; kelompok sandang 2,99 persen; kelompok kesehatan 0,27 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,71 persen.
Tingkat inflasi tahun kalender (Januari−September) 2013 sebesar 7,57 persen dan tingkat inflasi year on year (September 2013 terhadap September 2012) sebesar 8,40 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




