ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga IPO VIVA Rp 300

Kamis, 10 November 2011 | 10:14 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Presiden Komisaris PT Visi Media Asia (Viva) Anindya N Bakrie (kanan) bersama Presiden Direktur PT Visi Media Asia Erick Thohir (kiri)
Presiden Komisaris PT Visi Media Asia (Viva) Anindya N Bakrie (kanan) bersama Presiden Direktur PT Visi Media Asia Erick Thohir (kiri) (Antara)
Saham VIVA mengalami kelebihan permintaan (oversubcribe) sebesar 5,34 kali.

Harga penawaran perdana (Initial public offering/IPO) PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) ditetapkan sebesar Rp 300. Perusahaan media milik grup Bakrie ini berharap pencatatan perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 November 2011.

"Harga berdasarkan analisa mendalam hasil bookbuilding (penawaran awal)," kata Executive Director of Investment Banking, PT Danatama Makmur, selaku penjamin emisi, Vicky Ganda Saputra, dalam keterangan tertulisnya, hari ini.

Dia mengatakan, harga penawaran sebesar Rp 300 hampir mencapai kisaran harga tertinggi dari rentang harga yang ditawarkan. Hal ini menandakan investor berminat pada saham VIVA.

Pada masa bookbuilding, saham VIVA mengalami kelebihan permintaan (oversubcribe) sebesar 5,34 kali dari jumlah saham akhir yang ditawarkan.

Setelah memperoleh pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasaf Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 9 November 2011 lalu, perseroan dan penjamin emisi akan menggelar masa penawaran umum pada 11, 14 dan 15 November 2011. Selain Danatama, PT Ciptadana Securities ditunjuk sebagai penjamin emisi IPO.

Dana IPO ditargetkan Rp 805 miliar. Sekitar Rp 500 miliar diperoleh saat penjualan saham perdana, sedangkan sisanya waran yang akan diperdagangkan enam bulan setelah listing. Sehingga, total saham yang ditawarkan VIVA menjadi 1,67 miliar saham baru dan 1,02 miliar waran.

Waran tersebut akan didistribusikan kepada seluruh investor sebagai insentif, dengan rasia 5:3. Artinya,setiap lima saham akan memperoleh toga waran.

VIVA bergerak di industri media khususnya televisi dan media baru (new media). Ke depan, konvergensi media akan mengarah melalui tiga platform inti yaitu televisi, komputer dan seluler.

Didirikan sejak tahun 2007, VIVA memulai kegiatan usahanya dengan mengoperasikan tvOne (saluran N berita dan olahraga), ANN (saluran N keluarga, hiburan dan gaya hidup) dan VIVAnews (salah satu portal berita terkemuka yang menawarkan konten berita, olahraga dan gaya hidup). Saat ini, VIVA didukung oleh lebih dari 2.500 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon