Ekspansi, Capex TBLA Naik 66 Persen Rp 1 Triliun
Kamis, 24 November 2011 | 12:42 WIB
Dananya untuk eskpansi usaha.
Perusahaan perkebunan, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 1 triliun pada 2012. Angka ini naik 66 persen dari tahun ini sebesar Rp 600 miliar.
"Itu untuk ekspansi perusahaan," kata Presiden Direktur Tunas Baru Lampung, Sudarmo Tasmin, usai paparan publik perseroan di Jakarta, hari ini.
Dia mengatakan, capex akan digunakan untuk membiayai sejumlah aksi korporasi seperti pembangunan pabrik gula rafinasi senilai Rp 500 miliar, pembangunan dermaga Rp 100 miliar, serta pembangunan pabrik kelapa sawit di Palembang, Sumatera Selatan senilai Rp 350-400 miliar.
Menurut Sudarmo, sumber pembiayaan capex ini akan diambilkan dari kas internal perusahaan maupun pinjaman perbankan. Rasionya diperkirakan sekitar 50 persen - 50 persen. Terkait pinjaman perbankan, saat ini perseroan sudah melakukan pembicaraan intensif dengan sejumlah bank.
Sayangnya dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai penjajakan bank tersebut. Dia hanya mengungkapkan, satu bank lokal siap mendanai aksi korporasi perseroan tahun depan. "Ada satu bank pemerintah yang sudah bersedia," tuturnya.
Perusahaan perkebunan, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 1 triliun pada 2012. Angka ini naik 66 persen dari tahun ini sebesar Rp 600 miliar.
"Itu untuk ekspansi perusahaan," kata Presiden Direktur Tunas Baru Lampung, Sudarmo Tasmin, usai paparan publik perseroan di Jakarta, hari ini.
Dia mengatakan, capex akan digunakan untuk membiayai sejumlah aksi korporasi seperti pembangunan pabrik gula rafinasi senilai Rp 500 miliar, pembangunan dermaga Rp 100 miliar, serta pembangunan pabrik kelapa sawit di Palembang, Sumatera Selatan senilai Rp 350-400 miliar.
Menurut Sudarmo, sumber pembiayaan capex ini akan diambilkan dari kas internal perusahaan maupun pinjaman perbankan. Rasionya diperkirakan sekitar 50 persen - 50 persen. Terkait pinjaman perbankan, saat ini perseroan sudah melakukan pembicaraan intensif dengan sejumlah bank.
Sayangnya dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai penjajakan bank tersebut. Dia hanya mengungkapkan, satu bank lokal siap mendanai aksi korporasi perseroan tahun depan. "Ada satu bank pemerintah yang sudah bersedia," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




