650 Perusahaan Mamin Ikuti "Food ingredients Asia 2014"
Kamis, 16 Oktober 2014 | 20:17 WIB
Jakarta - Food ingredients Asia (Fi Asia) 2014 kembali digelar, pameran ini diikuti lebih dari 650 peserta pameran dari 46 negara dan 13.000 pengunjung akan hadir pada pameran ini.
President Director PT UBM Christopher Eve mengatakan pameran ini merupakan ajang tepat bagi pengusaha dan pembeli makanan-minuman seluruh dunia untuk memperluas jaringan, memperkenalkan produknya serta penetrasi pasar Asia. Selain itu pengusaha juga dapat memperoleh informasi perkembangan terkini di industri ingridients.
Eve juga mengungkapkan Food ingredients Asia 2014 memamerkan inovasi dan kemajuan industri makanan termasuk bahan baku kesehatan, bahan baku alami, food ingredients, pengolahan food ingredients, keamanan serta jasa pendukung lainnya.
Ekshibitor-ekshibitor utama akan menampilkan beragam produk dan jasa industri food ingredients, seperti produk bakery, minuman, makanan dan susu formula bayi, produk berbahan dasar susu, makanan olahan dan siap saji, penambah rasa, makanan vegetarian, suplemen makanan dan es krim.
"Pasar Indonesia yang cukup besar merupakan salah satu pendorong diadakannya pameran Food ingredients Asia untuk ketiga kalinya di Indonesia," ujar Eve, Kamis (16/10)
Tahun ini, ada 50 perusahaan makanan dan minuman dari Indonesia akan hadir di sini, dan menempati 50 persen luas area pameran di Jakarta International Expo, Kemayoran.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan, industri food ingridients atau bahan makanan dalam negeri masih sangat tertinggal. Sebagian besar bahan makanan masih harus diimpor.
"Padahal dengan jumlah penduduk yang besar dan kaya dengan sumber daya alamnya, Indonesia berpotensi menjadi basis produksi dan distribusi food ingridients," ujar Adhin
Untuk mengahadapi pasar bebas Indonesia harus mampu memproduksi makana nolahan sendiri secara inovatif dan efisien sehingga dapat menyerap komoditi asing. Pameran ini diharapkan dapat memicu para pebisnis untuk menghasilkan produk yang lebih baik, berdaya saing, sehingga dapat setara melampaui produk-produk di pasar global.
Salah satu program utama Fi Asia tahun ini adalah 'Food for a Quality Life International Conference' yang membahas inovasi dalam pengolahan makanan, pendekatan baru dalam menjamin keamanan dan kualitas makanan, perkembangan terkini hasil riset pangan dan gizi, dan isu-isu mutakhir tentang pangan termasuk kebijakan dan masalah perubahan iklim.
Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun menyatakan, Indonesia sebagai negara dengan populasi tertinggi di ASEAN menjadi pasar yang berpotensi bagi industri makanan dan minuman. Namun hingga saat ini, hampir seluruh 60 persen dari bahan makanan harus impor.
"Padahal Indonesia memiliki segudang potensi alam. Dengan hadirnya pameran Food ingredients Asia di Indonesia, adalah suatu hal yang sangat positif dan kami dukung," ujar Alex.
Sekretaris Eksekutif South East Asian Food and Agricultural Science and Technology-SEAFAST Center, Institut Pertanian Bogor (IPB) Nuri Andarwulan mengatakan, pada Pameran Fi Asia 2014, SEAFAST Center IPB, Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB dan PATPI memainkan peran penting dalam penyelenggaraan konferensi berskala internasional dengan tema 'Food for a Quality Life'.
Konferensi tersebut akan membahas beberapa topik seperti, seperti manajemen inovasi, untuk keamanan dan kualitas makanan (Innovations in managing food safety and quality), advance in nutrition and health, dan tantangan industri makanan saat ini.
Dia menilai tema konferensi ini akan relevan bagi semua pemangku kepentingan dalam industri makanan dan minuman mulai dari perusahaan-perusahaan di sektor swasta dan lembaga pemerintah sampai dengan akademisi yang masing-masing. Konferensi Internasional ini diharapkan menjadi wadah perkembangan penelitian terbaru, perdagangan, dan bisnis, kemajuan, dan semua isu dan gagasan yang terkait dengan makanan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




