ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

DPR: Sinergi BUMN Sangat Dibutuhkan

Kamis, 19 Maret 2015 | 02:23 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi BUMN
Ilustrasi BUMN (Istimewa)

Kendari - Dewan Perwakilan (DPR) mengharapkan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari pusat hingga ke daerah sesuatu yang mutlak.

"Penyertaan Modal Negara (PMN) ke sejumlah BUMN pada hakekatnya sebagai stimulus untuk membantu pengusaha kecil. Tidak boleh hanya dinikmati pengusaha kalangan menengah," kata Anggota Komisi VI DPR, M. Nasim Khan di Kendari, Rabu (18/3).

Komisi VI yang menjadi mitra BUMN, Perdagangan, dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dalam kunjungan kerja di Kendari menyelesaikan sejumlah agenda.

Komisi pimpinan Achmad Hafis Tohir menggelar rapat koordinasi dengan jajaran pemerintah daerah Sultra, mengunjungi pelabuhan Nusantara Kendari, PLTU Nii Tanasa, Dekranasda, dan melakukan rapat bersama sejumlah BUMN.

ADVERTISEMENT

Di Sultra, kata Nasim yang juga politisi PKB, diperlukan forum BUMN untuk mendorong pelaku usaha kecil yang bergerak di sektor wisata, pertanian, perikanan, dan industri rumah tangga.

"Di daerah pemilihan saya Kabupaten Situbondo dan Bondowoso, Jawa Timur telah membentuk forum BUMN sebagai sarana menyatukan persepsi untuk mendukung pelaku usaha kecil," katanya.

Ia berharap metode penyatuan BUMN untuk mendukung kiprah pelaku usaha kecil dapat diterapkan di Sultra karena terbukti dapat mengatasi kendala permodalan.

"Wakil rakyat di DPR harus berpikir untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Tidak boleh saya hanya memikirkan rakyat Situbondo dan Bondowoso tetapi rakyat Indonesia," kata Nasim.

Oleh karena itu, kata dia, ide pembentukan forum BUMN yang bersinergi hingga ke daerah-daerah akan akan didiskusikan pada rapat dengar pendapat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sinergi Holding dan Subholding BUMN Belum Optimal

Sinergi Holding dan Subholding BUMN Belum Optimal

EKONOMI
Kontrak Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Bagaimana Selanjutnya?

Kontrak Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Bagaimana Selanjutnya?

NASIONAL
Kimia Farma Balik Untung Rp 123,6 Miliar pada Kuartal I 2026

Kimia Farma Balik Untung Rp 123,6 Miliar pada Kuartal I 2026

EKONOMI
Wamenaker: Tata Kelola dan SDM Kunci Daya Saing BUMN

Wamenaker: Tata Kelola dan SDM Kunci Daya Saing BUMN

EKONOMI
Status Manajer Koperasi Merah Putih Diikat PKWT, Bagaimana Skemanya?

Status Manajer Koperasi Merah Putih Diikat PKWT, Bagaimana Skemanya?

NASIONAL
Manajer Koperasi Desa Merah Putih Wajib Punya Jiwa Wirausaha Kuat

Manajer Koperasi Desa Merah Putih Wajib Punya Jiwa Wirausaha Kuat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon