ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS Prediksi Inflasi April di Bawah 0,5 Persen

Minggu, 3 Mei 2015 | 21:01 WIB
MW
FH
Penulis: Margye J Waisapy | Editor: FER
Ilustrasi Penyampaian Inflasi BPS.
Ilustrasi Penyampaian Inflasi BPS. (ANTARA FOTO)

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan, inflasi April akan melebihi Maret lalu. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 28 Maret lalu menyumbang inflasi lebih banyak di April.

Untuk mengingatkan, inflasi Maret lalu mencapai 0,17 persen. Sebelumnya, pada dua bulan pertama 2015 terjadi deflasi. BPS akan mengumumkan pergerakan inflasi April pada Senin (4/5).

"Logikanya lebih tinggi dibandingkan Maret karena dampak kenaikan BBM di 28 Maret lalu lebih terasa di April. Di bulan Maret hanya terasa 4 hari, sedangkan April terasa 26 hari," jelas Deputi Stastistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo, kepada Investor Daily di Jakarta, Minggu (3/5).

Sasmito mengatakan, inflasi April tidak akan melebihi 0,5 persen (month to month). Menurutnya, hingga Minggu malam pun BPS masih menerima data-data hasil survei dari daerah, sehingga angka inflasi masih bisa berubah, hingga Senin (4/5) pagi.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Bank Indonesia (BO) telah lebih dulu memprediksi bahwa inflasi April ada berada di level 0,44 persen. Angka ini didapatkan berdasarkan data survei pemantauan harga (SPH) bulanan pada minggu ketiga April lalu. Senada dengan BPS, BI melihat inflasi April lebih besar didorong oleh kenaikan harga BBM pada akhir Maret yang baru dicatatkan pada April.

"Perkiraan kami 0,44 persen (inflasi April), itu masih sesuai dengan perkiraan. Kan Januari dan Februari deflasi, dan Maret (inflasi) rendah. Semestinya panen turun, tapi sepertinya tidak besar. Dan kenaikan BBM kan belum dicatat, kenaikan BBM saja 0,2 persen," ujar Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo.

Selain harga BBM, Perry mengatakan, inflasi yang terjadi pada April pun turut disumbang oleh volatilitas harga ayam dan telur. Sedangkan bahan pokok lainnya, seperti beras masih sangat terkendali. Bila dilihat secara year on year, BI perkirakan inflasi bisa mencapai 6,8 persen. Karena secara base inflasi periode yang sama 2014 pun masih rendah, yaitu sebesar 7,25 persen.

"Untuk April itu cukup terkendali. Jadi bulan ini hanya pencatatan harga BBM saja," tegas Perry.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

Kabar Baik! Kesenjangan Gender di Indonesia Capai Level Terendah 2025

MULTIMEDIA
Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

NUSANTARA
Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

Pengangguran RI Turun ke 7,24 Juta, Kota Besar Masih Bermasalah

MULTIMEDIA
Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

Konsumsi Pemerintah Melejit 21,81 Persen, Ekonomi RI Kuartal I Gaspol!

MULTIMEDIA
Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

Jumlah Penduduk Jakarta 10,72 Juta Jiwa, Mayoritas Milenial dan Gen Z

JAKARTA
IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

IKG Terendah, Tingkat Kesetaraan Gender di Jakarta Terbaik Nasional

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon