ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PNM Ajak Nasabah Lakukan 5 Hal untuk Lindungi Data Pribadi 

Kamis, 9 November 2023 | 17:47 WIB
YM
YM
Penulis: Yurike Metriani | Editor: YM
PNM berbagi tips untuk melindungi data pribadi.
PNM berbagi tips untuk melindungi data pribadi. (PNM/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Kasus penyalahgunaan data pribadi kerap terjadi di Indonesia. Nasabah produk jasa keuangan sering kali menjadi korban. Pasalnya, data pribadi sering kali disebarluaskan oleh pemiliknya sendiri baik melalui media sosial ataupun secara konvensional. 

Data pribadi yang bersifat umum seperti nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat serta data pribadi yang bersifat spesifik seperti data anak, informasi kesehatan dan data genetika marak diunggah oleh masyarakat melalui akun media sosial pribadi masing-masing.  Sedangkan secara konvensional, masyarakat masih mudah percaya pada orang terdekat atau orang di sekitarnya yang meminjam identitas seperti kartu tanda penduduk (KTP) dengan dalih tertentu. Hal ini menjadi risiko bagi nasabah jasa keuangan menjadi korban penyalahgunaan data.

Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary mengingatkan seluruh masyarakat khususnya nasabah PNM Mekaar untuk tidak mudah membagikan informasi pribadi dan apik dalam melindungi data milik sendiri. Hal ini juga sejalan dengan Undang-Undang nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. 

“Berbagai tren di era digital membuat masyarakat terbawa arus flexing yang secara tidak sadar mendorong mereka membagikan data pribadinya. Padahal ini berbahaya dan mudah disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ungkap Dodot.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengimbau masyarakat dan nasabah ultra mikro untuk memperhatikan lima hal untuk melindungi data pribadi. Selalu berhati-hati menggunakan jaringan wi-fi di tempat umum, gunakan password yang sulit ditebak, menggunakan metode incognito saat berselancar di dunia maya agar tidak meninggalkan jejak riwayat penelusuran di gadget. 

“Waspada juga tautan phising berupa link asing yang memanfaatkan website palsu untuk mengelabui calon korban. Biasanya dibagikan melalu WhatsApp dengan nomor asing yang mengaku dari brand ataupun orang terdekat,” tambanya. 

Tips terakhir yaitu selalu pastikan data terenkripsi.

Masih menurut Dodot, nasabah PNM Mekaar yang belum seluruhnya melek digital berpotensi menjadi korban penyalahgunaan data pribadi secara konvensional dari orang terdekat. 

“Modusnya pinjam KTP atau kartu identitas lainnya, lalu digunakan untuk pinjaman fiktif dengan mencatut nama pemilik KTP. Jadi kuncinya ada pada kita untuk bisa mengontrol bagaimana informasi pribadi bisa berada di tangan orang lain,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kisah Inspiratif Nasabah PNM Mekaar Dirikan Salon Inklusif untuk ODGJ

Kisah Inspiratif Nasabah PNM Mekaar Dirikan Salon Inklusif untuk ODGJ

EKONOMI
Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera hingga Juara Nasional lewat Mekaarpreneur

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera hingga Juara Nasional lewat Mekaarpreneur

EKONOMI
Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hongkong

Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hongkong

EKONOMI
Menkeu Purbaya Rancang Bank UMKM Tanpa Profit Oriented untuk Rakyat

Menkeu Purbaya Rancang Bank UMKM Tanpa Profit Oriented untuk Rakyat

EKONOMI
Menkeu Purbaya Buka Opsi Tukar Guling Geo Dipa untuk Ambil Alih PNM

Menkeu Purbaya Buka Opsi Tukar Guling Geo Dipa untuk Ambil Alih PNM

EKONOMI
Kisah Anastasya di Manado, Bangkit Bersama PNM Jualan Makanan Demi Keluarga

Kisah Anastasya di Manado, Bangkit Bersama PNM Jualan Makanan Demi Keluarga

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon