ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menkeu Purbaya Buka Opsi Tukar Guling Geo Dipa untuk Ambil Alih PNM

Jumat, 10 April 2026 | 21:45 WIB
AS
AD
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: AD
Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya Yudhi Sadewa. (Beritasatu.com/Addin Anugrah Siwi)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi tukar guling aset antara PT Geo Dipa Energi (Persero) dengan PT Permodalan Nasional Madani dalam rangka rencana pengambilalihan PNM oleh Kementerian Keuangan. Namun, skema tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final.

Purbaya menyebutkan bahwa wacana pertukaran aset tersebut sudah sempat didiskusikan, tetapi masih perlu pendalaman lebih lanjut sebelum ditetapkan.

“Tadi udah sempet diskusi gimana kalau tuker dengan Geo Dipa, tetapi itu masih kita bicarakan lagi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, tujuan utama pengambilalihan PNM adalah untuk memperkuat penyaluran kredit usaha Rrakyat (KUR) serta membentuk lembaga pembiayaan yang lebih fokus pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Yang jelas masih fokusnya bagaimana Kementerian Keuangan bisa mengambil alih PNM untuk supaya kita bisa menyalurkan KUR lewat situ dan ke depannya, dalam beberapa tahun kita bentuk suatu bank yang disebut bank UMKM betulan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa konsep bank UMKM yang dirancang nantinya berbeda dengan bank komersial, seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang berorientasi pada profit. Bank tersebut akan lebih menitikberatkan pada keberlanjutan pembiayaan dengan bunga yang terjangkau.

“BRI kan profit oriented, ini bukan profit oriented. Iya enggak rugi, tetapi enggak gila-gilaan bunganya. Yang penting adalah pembiayaannya bisa dilakukan berkesinambungan dan betul-betul membantu UMKM,” kata Purbaya.

Pada skema yang tengah dikaji, Geo Dipa sebagai special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan berpotensi menjadi aset yang dipertukarkan jika PNM benar-benar dialihkan dari bawah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan BPI Danantara.

Purbaya menambahkan, valuasi kedua entitas tetap akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan skema transaksi. Opsi barter dinilai dapat menekan nilai transaksi dibandingkan akuisisi langsung.

“Nanti di-value kalau perlu, tetapi kalau barter ya lebih kecil, kita lihat nanti masih diskusi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mengusulkan agar PNM berada di bawah pengelolaan langsung pemerintah dan bertransformasi menjadi badan layanan umum sebelum dikembangkan menjadi bank khusus UMKM.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyaluran KUR serta mendorong pelaku UMKM naik kelas melalui akses pembiayaan yang lebih tepat sasaran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Paparkan 8 Prioritas Prabowo di Nankai University China

Purbaya Paparkan 8 Prioritas Prabowo di Nankai University China

EKONOMI
Purbaya Yakinkan China, Investor Siap Borong Panda Bond

Purbaya Yakinkan China, Investor Siap Borong Panda Bond

EKONOMI
Dari Beijing, Purbaya Amankan Dana Rp 302 Triliun untuk RI

Dari Beijing, Purbaya Amankan Dana Rp 302 Triliun untuk RI

EKONOMI
Matangkan Rencana Panda Bond, Purbaya Terbang ke Beijing

Matangkan Rencana Panda Bond, Purbaya Terbang ke Beijing

EKONOMI
Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang setelah Konflik AS-Iran Mereda

Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang setelah Konflik AS-Iran Mereda

EKONOMI
Purbaya Sebut PNBP Pemulihan Aset Rp 1,02 T Penting untuk Pembangunan

Purbaya Sebut PNBP Pemulihan Aset Rp 1,02 T Penting untuk Pembangunan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon