ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IHSG Menguat 0,7% dalam Sepekan ke Level 7.059,9

Sabtu, 2 Desember 2023 | 07:57 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Karyawan melintas di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.
Karyawan melintas di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Pada periode 27 November hingga 1 Desember 2023, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kinerja perdagangan saham yang menggembirakan dengan penutupan positif.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif dengan kenaikan sebesar 0,72% ke posisi 7.059,906 dibandingkan dengan 7.009,631 pada pekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi harian saham melonjak sebesar 43,38% menjadi Rp 13,72 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp 9,57 triliun. Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian saham juga mengalami kenaikan sebesar 10,31%, mencapai 1.239.339 kali transaksi dari 1.123.494 kali transaksi pada pekan lalu.

Rata-rata volume transaksi harian saham juga ikut meningkat sebesar 7,02%, mencapai 23,42 miliar lembar saham dibandingkan dengan 21,88 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Kapitalisasi pasar saham BEI juga mengalami kenaikan sebesar 0,64%, mencapai Rp 11.120 triliun dari Rp 11.050 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Investor asing pada hari Jumat (1/12/2023) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 213,29 miliar, sementara sepanjang tahun 2023, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 13,64 triliun.

Selain itu, BEI juga mencatat data positif dalam sektor obligasi dan sukuk. Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2023 mencapai 106 emisi dari 57 emiten senilai Rp 116,29 triliun. Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 541 emisi dari 128 emiten dengan outstanding sebesar Rp 461,22 triliun dan US$ 72,987 juta.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI sebanyak 191 seri senilai Rp5.536,74 triliun dan US$ 486,11 juta. Sementara Efek Beragun Aset (EBA) mencatat 10 emisi senilai Rp 3,38 triliun.

Kinerja positif ini mencerminkan kepercayaan pelaku pasar terhadap stabilitas dan potensi pertumbuhan di pasar modal Indonesia, serta meningkatnya minat investor asing dalam bertransaksi di bursa saham dan pasar obligasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

EKONOMI
IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon