Ajaib Sekuritas: Pelaku Pasar Cermati Peningkatan Angka Inflasi Tahunan AS
Senin, 15 Januari 2024 | 09:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Senin (15/1/2024) bergerak mixed cenderung melemah terbatas dalam range 7.150-7.300. Pelaku pasar disebut masih mencermati angka inflasi tahunan Amerika Serikat (AS) yang kembali meningkat.
Sebelumnya, pada perdagangan Jumat (12/1/2024), IHSG ditutup naik +0,29% atau +21,17 poin di level 7.241.
Adapun sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini berasal dari dalam negeri, yakni Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan mobil nasional pada Desember 2023 tumbuh 1,1% month to month (mom) menjadi 85.284 unit.
"Jika diakumulasikan sepanjang tahun 2023, penjualan mobil tercatat 1.005.802 unit atau turun 4,2% year on year (yoy). Turunnya permintaan sektor otomotif tahun 2023 sejalan dengan tingginya tingkat suku bunga dan kurangnya insentif fiskal," ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dikutip dari keterangannya, Senin (15/1/2024).
Di sisi lain, selama sepekan IHSG melemah -1,49%. Terkoreksinya IHSG seiring dengan aksi profit taking pelaku pasar setelah secara weekly menguat dalam 10 minggu beruntun.
Sementara, dari mancanegara defisit neraca perdagangan di Inggris terkikis menjadi GBP 1,41 miliar pada November 2023, lebih baik dari bulan sebelumnya sebesar GBP 3,19 miliar.
Secara bulanan, impor turun 2,3%, sedangkan ekspor naik tipis 0,1%. Dari Asia, China pada Desember 2023 kembali tercatat deflasi secara tahunan sebesar -0,3%.
Deflasi terjadi selama 3 bulan beruntun, namun tetapi lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar -0,5%. Sementara inflasi inti yang tidak mencangkup harga energi dan makanan tumbuh 0,6%
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




