Indonesia Siapkan Diri Jadi Anggota OECD untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045
Kamis, 29 Februari 2024 | 11:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk menjadi anggota Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD). Dengan adanya peluncuran peta jalan aksesi OECD Indonesia dalam waktu dekat akan sejalan dengan agenda nasional, khususnya dalam upaya mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan peluncuran peta jalan akan sejalan dengan upaya mempersiapkan pemerintahan yang akan datang, mengembangkan rencana pembangunan jangka menengah 2025-2029, dan menyelesaikan rencana pembangunan jangka panjang nasional Indonesia 2025-2045.
“Kerja sama internasional akan memainkan peran penting dalam transisi dan transformasi Indonesia dengan memberikan peta jalan komprehensif menuju kemajuan seperti yang dicita-citakan dalam Indonesia Emas 2045,” ucap Airlangga dalam diskusi aksesi Indonesia bersama kepala perwakilan negara Aanggota OECD di The Langham, Jakarta pada Rabu (28/2/2024).
Dia mengatakan Indonesia berkomitmen untuk memperdalam integrasi karena konektivitas merupakan hal mendasar bagi stabilitas dan kemakmuran internasional serta memenuhi aspirasi warga negara yang semakin meningkat.
Menurut dia, anggota OECD mengakui peran Indonesia sebagai pemain global yang berkembang dan signifikan. Prioritas ekonomi internasional Indonesia yang terus berkembang mencakup penerapan kemitraan ekonomi komprehensif regional, memajukan kerja sama di bawah kerangka ekonomi Indo-Pasifik, menyelesaikan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-UE, dan membuka diskusi aksesi dengan CP-TPP.
“Kami dengan senang hati menambah prioritas kami dengan membuka diskusi aksesi dengan OECD,” tutur Airlangga.
Airlangga mengatakan kebijakan-kebijakan yang dijalankan terbukti memberikan kinerja yang solid dan menghasilkan indikator-indikator utama yang menunjukkan prospek baik terhadap perekonomian nasional.
Bila Indonesia terlibat dalam kerja sama OECD yang akan mewujudkan banyak target pemerintah untuk membuka perdagangan dan investasi, terutama terhadap kolaborasi teknologi dan inovasi, serta membuka akses pasar bagi ekspor, meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, lapangan kerja dan infrastruktur, serta berinvestasi di industri yang sedang berkembang di masa depan.
“Semua ini penting untuk mewujudkan pertumbuhan dan ketahanan yang inklusif dan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




