ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Erick Thohir Akan Gabung 7 BUMN Karya Jadi 3 Perusahaan

Selasa, 19 Maret 2024 | 19:18 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Erick Thohir
Erick Thohir (Beritasatu.com/Alfida Rizky Febianna)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan, pihaknya akan menggabungkan tujuh BUMN Karya atau yang bergerak di bidang infrastruktur menjadi tiga perusahaan.

"Kita dalam proses menggabungkan dari tujuh karya menjadi tiga perusahaan karya," kata Erick di Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Adapun ketujuh perusahaan karya tersebut adalah PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita (Persero), PT PP (Persero), PT Wijaya Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Adhi Karya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).

Erick menyampaikan, penggabungan ketujuh perusahaan ini merupakan bentuk dari perbaikan tata kelola BUMN Karya. Saat ini, Kementerian BUMN sudah mulai melakukan klasifikasi dan pengelompokan agar bisa fokus pada tugas masing-masing.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Erick memaparkan Brantas Abipraya, Adhi Karya dan Nindya Karya akan bergabung yang fokusnya pada proyek pembangunan air, rel dan konteks lainnya.

Hutama Karya dan Waskita nantinya akan mengerjakan proyek jalan tol, non-tol, institusional building dan residential comercial.

"Wika (Wijaya Karya) dan PP (PT PP) tidak masuk ke tol road, tetapi fokus ke seaport dan airport. Namun, tetap ke residential karena masuk ke aset yang tertinggal sebelumnya," ujar Erick.

Erick mengatakan, PP akan menjadi holding atau induk perusahaan untuk penggabungan bersama Wijaya Karya.

Menurut Erick, Kementerian BUMN akan terus mendorong konsolidasi agar korporasi negara tersebut memiliki spesialisasi dan keahlian. Proses ini juga akan membuat kinerja BUMN menjadi lebih efisien.

Sebelumnya, Erick optimistis BUMN hanya akan terdiri dari 30 perusahaan saja untuk fokus pada tugas masing-masing.

"Kita masih optimistis, kita menjadi 30 BUMN saja. Kita kurangkan lagi supaya fokus ke jenis-jenis yang kita harus hadir sebagai negara, tidak perlu semuanya," ujar Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.

Erick menyampaikan, Kementerian BUMN masih memiliki waktu untuk berkonsolidasi hingga Oktober 2024 atau sebelum masa jabatannya berakhir.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BP BUMN dan Danantara Kebut Restrukturisasi BUMN Karya

BP BUMN dan Danantara Kebut Restrukturisasi BUMN Karya

EKONOMI
Masih Banyak Utang, Merger 7 BUMN Karya Batal Dilakukan Tahun Ini

Masih Banyak Utang, Merger 7 BUMN Karya Batal Dilakukan Tahun Ini

EKONOMI
Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi Sejumlah Emiten BUMN

Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi Sejumlah Emiten BUMN

EKONOMI
PTPP Kuasai Kontrak Baru BUMN Karya, Raup Rp 16,68 T hingga September

PTPP Kuasai Kontrak Baru BUMN Karya, Raup Rp 16,68 T hingga September

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon