Dukung Kebutuhan Energi Baru Terbarukan, Chandra Asri Group Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Perum Jasa Tirta II
Kamis, 4 April 2024 | 17:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perum Jasa Tirta II (PJT II) untuk melaksanakan studi kelayakan terkait potensi energi hijau melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Legal External Affairs, & Circular Economy Chandra Asri Group Edi Riva'i, Direktur Supply Chain Chandra Asri Group Ruly Aryawan dan Direktur Business Development Perum Jasa Tirta II Dikdik Permadi Yoffana di Jakarta, Senin (1/4/2024).
Direktur Legal, External Affairs, & Circular Economy Chandra Asri Group Edi Riva'i mengatakan, kerja sama antara Chandra Asri Group dan PJT II ini sangatlah penting dalam mendukung pembangunan dan operasional pabrik CA-EDC yang dirancang sebagai fasilitas yang mengimplementasikan energi hijau.
“Sebagai mitra pertumbuhan bagi Indonesia, studi kelayakan ini juga diharapkan dapat menciptakan peluang bisnis baru dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) untuk mencapai keberlanjutan,” kata Edi.
Energi dari fasilitas tersebut nantinya akan disalurkan, salah satunya ke Pabrik Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) berskala dunia yang saat ini sedang dikembangkan oleh Chandra Asri Group dan memiliki kebutuhan kapasitas listrik total sebesar 340 MW. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong implementasi EBT serta mendukung target Indonesia untuk mencapai nol emisi bersih tahun 2060.
Sementara Perum Jasa Tirta II yang ditugaskan oleh pemerintah sesuai PP 25 tahun 2022 untuk mengelola WS Citarum, sebagian Ciliwung-Cisadane, Cimanuk-Cisanggarung, Cidanau-Ciujung-Cidurian dan Seputih-Sekampung tentunya mempunyai potensi yang besar dalam hal pengembangan EBT untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai target nol emisi bersih tahun 2060.
“Dengan potensi tersebut kami juga dapat berkolaborasi dengan pihak swasta seperti Chandra Asri Group untuk mendukung program penggunaan energi ramah lingkungan dalam proses produksi sehingga rencana kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi kedua belah pihak,” kata Direktur Business Development Perum Jasa Tirta II Dikdik Permadi Yoffana.
BACA JUGA
Terus Berinovasi, Bisnis Wealth Management Bank Mandiri Sabet Dua Penghargaan Euromoney 2024
Sebagai informasi, Chandra Asri Group saat ini tengah membangun Pabrik CA-EDC yang akan memiliki kapasitas produksi lebih dari 400.000 ton Kaustik Soda dan lebih dari 500.000 ton Ethylene Dichloride per tahun. Pabrik ini memiliki peran penting dalam memenuhi permintaan produk kaustik soda dan ethylene dichloride yang semakin meningkat dari berbagai industri tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara. Pembangunan pabrik CA-EDC ini juga diharapkan dapat menjadi faktor pendorong bagi ambisi Indonesia untuk berperan dalam rantai pasok global kendaraan listrik dimana permintaan kaustik soda-nya terus meningkat seiring dengan adopsi kendaraan listrik yang semakin meluas di seluruh dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




