Menhub Beberkan Pemicu Antrean di Pelabuhan Merak hingga 10 Km
Senin, 8 April 2024 | 13:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi merespons mengularnya kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten karena penumpukan penumpang yang sudah mengantre jauh sebelum keberangkatan.
“Sebagai contoh penumpang kereta api (KA), biasanya tiba 2 jam sebelumnya. Namun, di Merak mereka tiba 9 jam sebelumnya. Akibatnya, terjadi kemacetan yang membentang hingga 10 kilometer (km)," jelas Budi kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (8/4/2024).
Menhub mengatakan, untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya dengan stakeholders melakukan pengaturan bongkar muat kapal. "Kami bersama beberapa stakeholders datang melakukan mitigasi. Kapal di Bakauheni tidak boleh dimuat, sehingga dapat kembali dengan waktu relatif cepat," jelasnya.
BACA JUGA
Urai Kepadatan di Pelabuhan, Polisi Terapkan Delaying System hingga KM 12 Tol Tangerang-Merak
Dia mengaku telah melaporkan situasi ini kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan akan ada penambahan armada kapal. “Di Merak ini, satu hal yang diperlukan adalah kapal dengan kapasitas lebih besar,” kata dia.
Selain itu, kata dia, dibutuhkan tambahan tenaga. "Kami telah melaporkan kepada Presiden memerlukan tambahan tenaga. Pak Presiden juga setuju, dan akan menambahkan kapal," sambung Budi.
Dia mengatakan Kementerian Perhubungan sudah melakukan koordinasi bersama pihak-pihak terkait. "Alhamdulillah, kami memiliki grup di darat bersama pihak-pihak. Kami berkomunikasi pagi, siang, sore, dan malam, dan berhasil menyelesaikan masalah ini," tandas Menhub.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




