ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Konflik Timur Tengah Tekan IHSG hingga 2 Persen, BEI Buka Suara

Selasa, 16 April 2024 | 13:28 WIB
MF
WP
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: WBP
Ilustrasi IHSG.
Ilustrasi IHSG. (Antara/Sigid Kurniawan)

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama Selasa (16/4/24), melemah 1,95% pada level 7.144,55 setelah sempat melemah lebih 2℅.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut kinerja kurang impresif indeks pada awal pekan disebabkan meningkatnya konflik geopolitik di Timur Tengah setelah Iran serang Israel.

Direktur Penilaian Efek BEI I Gede Nyoman Yetna menuturkan geopolitik menjadi salah satu faktor global yang membawa indeks masuk zona merah.

ADVERTISEMENT

“Saya tidak bisa menyatakan apakah ini memengaruhi. Namun, yang umum yang terjadi adalah faktor geopolitical tension dan berpengaruh terhadap pergerakan indeks,” jelasnya kepada media di BEI, Jakarta, Selasa (16/4/24).

Nyoman melanjutkan, sentimen global ini menjadi acuan bagi para investor untuk menanamkan modal di pasar. Sentimen tersebut membuat IHSG bergerak dinamis dari waktu ke waktu. "Pasar akan bergerak sesuai dengan kondisi yang ada," ujar dia.

Berdasarkan catatan Investor Daily, mantan Dirut Bursa Efek Jakarta, Hasan Zein Mahmud memberi saran kepada para pemodal dalam mengantisipasi dampak peningkatan tensi geopolitik di Timur Tengah, menyusul konflik bersenjata antara Iran dan Israel.

Menurut dia, untuk berjaga-jaga, para pemodal perlu memperbesar porsi dana tunai. Namun, jika hendak berinvestasi, pemodal bisa masuk ke surat berharga negara (SBN) atau reksa dana obligasi bila harganya turun tajam.

Sementara itu, Head of Investment Nawasena Abhipraya Investama, Kiswoyo menyarankan para pemodal untuk mulai kembali mengakumulasi saham-saham blue chips saat IHSG terkoreksi akibat sentimen konflik Iran kontra Israel. “Sambil menunggu laporan keuangan emiten kuartal I 2024,” ucapnya.

Kiswoyo memprediksi IHSG pada pekan ini cenderung melemah, seiring sentimen dari global. Salah satunya, dampak dari ketegangan di Timur Tengah menyusul konflik antara Iran dan Israel.





 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IHSG Sepekan Menguat Tipis 0,18 Persen, Transaksi Bursa Justru Menguat

IHSG Sepekan Menguat Tipis 0,18 Persen, Transaksi Bursa Justru Menguat

EKONOMI
BEI: 11 Perusahaan Besar Siap IPO, Total Antrean 15 Emiten

BEI: 11 Perusahaan Besar Siap IPO, Total Antrean 15 Emiten

EKONOMI
BEI Tegaskan Dialog dengan MSCI Positif, Risiko Downgrade Mereda

BEI Tegaskan Dialog dengan MSCI Positif, Risiko Downgrade Mereda

EKONOMI
Menanti Validasi MSCI, Reformasi Pasar Modal RI Masih Dievaluasi

Menanti Validasi MSCI, Reformasi Pasar Modal RI Masih Dievaluasi

EKONOMI
BEI Pastikan Komunikasi Intensif dengan Investor dan Indeks Global

BEI Pastikan Komunikasi Intensif dengan Investor dan Indeks Global

EKONOMI
MSCI Resmi Umumkan Evaluasi Saham RI, Ini Keputusan Lengkapnya

MSCI Resmi Umumkan Evaluasi Saham RI, Ini Keputusan Lengkapnya

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon