Menteri ESDM Usulkan Lifting Migas 1,6 Juta BOEPD pada RAPBN 2025
Kamis, 6 Juni 2024 | 08:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengusulkan lifting minyak dan gas bumi (migas) dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2025.
Arifin mengusulkan, lifting migas dalam RAPBN 2025 mencapai 1,583 juta hingga 1.648 juta barel setara minyak per hari atau barrels of oil equivalents per day (BOEPD). Usulan ini mencermati realisasi migas hingga Mei 2024 sebesar 1.501,7 BOEPD dan outlook 2024 sebesar 1.588,8 BOEPD.
“Mencermati realisasi sampai Mei 2024 dan outlook 2024 lifting minyak dan gas bumi pada RAPBN 2025 diusulkan sebesar 1.583-1.648 juta BOEPD,” kata Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/6/2024).
Arifin melanjutkan, usulan lifting migas RAPBN 2025 dengan perincian lifting minyak bumi sebesar 580.000 barel per hari atau barrel of per day (BOPD) hingga 601.000 BOPD dan lifting gas bumi sebesar 1.003 juta BOPD hingga 1.047 juta BOPD. Realisasi minyak dan kondensat pada Mei 2024 mencapai 557.800 BOPD atau 91% dari target sebesar 635.000 BOPD.
Kemudian, cost recovery hingga Mei 2024 sebesar US$ 2,51 miliar dan outlook 2024 sebesar US$ 8,26 miliar. Pada RAPBN 2025, cost recovery diusulkan sebesar US$ 8,6 miliar hingga US$ 8,7 miliar.
Dalam kesempatan yang sama, anggota DPR Fraksi Gerindra, Ramson Siagaan menilai lifting gas mengalami peningkatan hingga Mei 2024. Sementara itu, lifting minyak mengalami penurunan hingga Mei 2024.
“Memang kalau di sini lifting gas ada peningkatan, tetapi memang lifting minyak bumi menurun terus,” kata Ramson.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




