Di Rusia, Airlangga Bahas Investasi hingga Dongrak Ekspor Indonesia
Rabu, 12 Juni 2024 | 11:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koodinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja selama 3 hari di Moskwa, Rusia, pada Senin (10/6/2024) hingga Rabu (12/6/2024).
Airlangga melakukan pertemuan bilateral untuk menggaet investasi dan mendongkrak ekspor Indonesia yang bertujuan menjaga surplus neraca perdagangan nasional. Airlangga juga turut dalam kegiatan memperingati hari jadi Federasi Rusia.
Pada hari pertama, Menko Airlangga melakukan pertemuan khusus dengan Menteri Perdagangan Eurasian Economic Commission (EEC) Andrey Slepnev. Keduanya membahas isu percepatan perundingan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia-EAEU FTA) dan menghilangkan hambatan perdagangan.
“Indonesia mendorong percepatan perundingan Indonesia-EAEU FTA yang diharapkan selesai pada tahun ini sehingga bisa bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya ke kawasan Eropa Timur dan Asia Tengah,” ungkap Airlangga dalam keterangan resmi, Rabu (12/6/2024).
Airlangga mengatakan, Indonesia terus mendorong peningkatan nilai ekspor minyak sawit ke negara-negara anggota EAEU.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Slepnev menyampaikan harapan serupa untuk penyelesaian proses perundingan. “EEC (The Eurasian Economic Commission) juga mengharapkan agar proses perundingan dapat diselesaikan pada Juli 2024," kata dia.
EEC, kata dia, percaya perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia akan turut memperkuat fondasi kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan lima negara anggota EAEU.
Slepnev menyampaikan pihaknya tidak akan menerapkan kebijakan diskriminatif pada minyak sawit Indonesia, seperti Uni Eropa. EAEU mendukung kerja sama kedua negara khususnya di sektor pertanian, termasuk pupuk.
Selanjutnya, Airlangga melakukan pertemuan informal dengan Ketua Parlemen Rusia/State Duma, YM Vyacheslav Volodin untuk membahas peningkatan kerja sama antar-parlemen Indonesia dan Rusia.
Airlangga juga bertemu dengan pimpinan perusahaan terkemuka Rusia, yakni JSC Rosatom mendiskusikan rencana kerja sama pengembangan energi nuklir untuk ketenagalistrikan serta untuk keperluan non-energi. Airlangga menyampaikan energi nuklir dapat menjadi opsi bagi ketersediaan listrik bagi masyarakat tanpa harus mengotori lingkungan. “Rusia diundang untuk bekerja sama dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia,” kata dia.
Selain itu, Airlangga melakukan pertemuan dengan perusahaan penerbangan Rusia Aeroflot yang berminat untuk merevitalisasi jalur penerbangan langsung antara Moskwa-Bali PP.
Airlangga mengatakan penerbangan langsung dari kota-kota di Indonesia dan Rusia akan mempermudah upaya kedua negara untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan membantu arus logistik ekspor impor. Hal ini dapat membantu penguatan perekonomian baik Indonesia maupun Rusia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




