ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BBM Bersubsidi Dibatasi, Faisal Basri: Pemerintah Kesulitan

Rabu, 10 Juli 2024 | 20:39 WIB
AK
AD
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: AD
Faisal Basri.
Faisal Basri. (Antara/Fakhri Hermansyah)

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana untuk membatasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dinilai sebagai tanda bahwa pemerintah kesulitan membiayai subsidi. Apalagi saat ini harga minyak mentah sedang melonjak.

“Artinya sinyal kemungkinan besar pemerintah akan menaikkan harga BBM yang selama ini disubsidi, yaitu Pertalite dan solar,” ucap ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri di gedung DPR pada Rabu (10/7/2024).

Faisal mengatakan dengan kondisi yang terjadi saat ini, pemerintah bisa saja menaikkan harga BBM bersubsidi. Selama ini BBM yang termasuk jenis BBM bersubsidi adalah Biosolar dan Pertalite. Apabila harga minyak dunia dan dolar AS meningkat, maka APBN harus mengeluarkan dana ekstra untuk membayar kompensasi dan subsidi jenis BBM tersebut.

ADVERTISEMENT

“Artinya pemerintah enggak mampu lagi menahan subsidi tidak dinaikkan,” kata Faisal.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pemerintah telah melakukan pembayaran subsidi energi untuk bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 8,7 triliun selama semester I 2024

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan membatasi penyaluran BBM bersubsidi mulai 17 Agustus 2024.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan penyaluran BBM bersubsidi tidak tepat sasaran pada saat yang sama hal tersebut juga akan mengurangi polusi udara yang terjadi karena penggunaan BBM bersubsidi.

"Untuk pemberian subsidi yang tidak pada tempatnya, maka Pertamina sedang menyiapkan pada 17 Agustus 2024 ini, agar orang yang tidak berhak dapat subsidi bisa kita kurangi,“ pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kebijakan Tepat Kunci Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Tantangan

Kebijakan Tepat Kunci Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Tantangan

EKONOMI
Keberhasilan Program B50 Bergantung pada Penerimaan Masyarakat

Keberhasilan Program B50 Bergantung pada Penerimaan Masyarakat

EKONOMI
Indef: Optimisme Fiskal Harus Diiringi Konsolidasi Nyata

Indef: Optimisme Fiskal Harus Diiringi Konsolidasi Nyata

EKONOMI
Perang Dorong Harga BBM dan LPG Nonsubsidi Naik, Masyarakat Harus Siap

Perang Dorong Harga BBM dan LPG Nonsubsidi Naik, Masyarakat Harus Siap

EKONOMI
Indef Ingatkan Roadshow RI ke AS Harus Diikuti Kredibilitas Kebijakan

Indef Ingatkan Roadshow RI ke AS Harus Diikuti Kredibilitas Kebijakan

EKONOMI
RI Berpeluang Ekspor Pupuk 2 Juta Ton Saat Pasokan Global Terganggu

RI Berpeluang Ekspor Pupuk 2 Juta Ton Saat Pasokan Global Terganggu

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon