Fokus Tingkatkan Kualitas dan Keterjangkauan, Anggaran Kesehatan dalam RAPBN 2025 Dialokasikan Rp 197,8 Triliun
Jumat, 16 Agustus 2024 | 15:01 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dalam arsitektur RAPBN 2025, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 197,8 triliun. Nilai tersebut sekitar 5,5% dari belanja negara yang direncanakan sebesar Rp 3.613,1 triliun.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, anggaran kesehatan tersebut ditujukan untuk peningkatan kualitas dan keterjangkauan layanan kesehatan.
"Anggaran kesehatan juga untuk percepatan penurunan stunting dan penyakit menular seperti TBC, serta penyediaan pemeriksaan kesehatan gratis," kata Jokowi saat menyampaikan pidato pengantar RAPBN 2025 dan nota keuangan, Jumat (16/8/2024).
Secara umum, belanja negara dalam arsitektur RAPBN 2025 direncanakan sebesar Rp 3.613,1 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp 2.693,2 triliun, serta transfer ke daerah sebesar Rp 919,9 triliun.
Jokowi menyampaikan, upaya perbaikan di sektor kesehatan selama ini telah menunjukkan hasil yang baik. Angka kematian bayi turun dari sebelumnya 27 per seribu kelahiran menjadi 17 per seribu kelahiran di tahun 2023. Angka prevalensi stunting turun dari 37,2% menjadi 21,5% pada 2023.
Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga meningkat dari sebelumnya 133 juta menjadi 273 juta pada 2024. Separuh dari jumlah tersebut adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




