ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Freeport Klaim Jadi Pertambangan dengan Teknologi Terdepan Sedunia

Selasa, 8 Oktober 2024 | 21:48 WIB
MS
JS
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: JAS
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas. (Beritasatu.com/Monique Handa Shafira)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas mengeklaim Freeport Indonesia menjadi salah satu pertambangan yang menggunakan teknologi terdepan sedunia.

“Kalau di dunia ini kita salah satu yang terdepanlah. Kami salah satu yang terdepan dalam teknologi menambang,” kata Tony seusai menghadiri BNI Investor Daily Summit 2024, di JCC, Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (8/10/2024).

Menurut Tony, Freeport Indonesia mempunyai teknologi menambang yang baik seperti mengemudikan alat berat secara remote dari jarak 10 kilometer dan memiliki lebih dari 1.000 CCTV yang disertai dengan sistem komunikasi serta sistem modelling digitalisasi dari cadangan yang ada.

ADVERTISEMENT

Dalam hal ini, Tony menegaskan Freeport Indonesia sejatinya tidak mempunyai inovasi produk dalam pengerjaannya. Dia bilang, perseroan hanya melakukan penambangan bawah tanah, yang mengandung bijih tembaga, emas, dan perak di kompleks tambang Grasberg, Kabupaten Mimika, Papua.

Dari hulu sampai ke hilir, Freeport Indonesia terus melakukan inovasi agar menjadi produktif, lebih aman, efisien, dan menghasilkan komoditas pertambangan yang lebih banyak lagi. Dengan begitu, manfaatnya dapat terasa hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

“Sehingga ujungnya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara, terutama masyarakat di sekitar dunia ini,” pungkasnya.

Di samping itu, Tony menambahkan, banyak regulasi yang perlu dimajukan ke depan sehingga bisa mengakomodasi tambang-tambang yang siap berproduksi, tetapi masih memiliki kendala. Regulasi ini diperlukan untuk memfasilitasi tambang baik pemberian insentif fiskal maupun nonfiskal agar perusahaan asing masuk ke Indonesia.

Dengan begitu, katoda tembaga yang diproduksi oleh Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral International Tbk (Amman) bisa dikonsumsi di dalam negeri, seperti produk yang diperlukan dalam battery electric vehicle (BEV), pabrik kabel, selongsong peluru, dan lain-lain.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Manajemen Freeport dan Serikat Pekerja Tandatangani Perjanjian Kerja Bersama ke-24

Manajemen Freeport dan Serikat Pekerja Tandatangani Perjanjian Kerja Bersama ke-24

EKONOMI
Perkuat Hubungan Industrial Pekerja, Freeport Teken PKB Ke-24

Perkuat Hubungan Industrial Pekerja, Freeport Teken PKB Ke-24

EKONOMI
HUT ke-59 Freeport, Refleksi dan Komitmen untuk Bangkit pada Operasi Aman dan Berkelanjutan

HUT ke-59 Freeport, Refleksi dan Komitmen untuk Bangkit pada Operasi Aman dan Berkelanjutan

EKONOMI
Freeport Serahkan Gedung Sains & Kemitraan Uncen, Perkuat Riset & Pembelajaran di Papua

Freeport Serahkan Gedung Sains & Kemitraan Uncen, Perkuat Riset & Pembelajaran di Papua

EKONOMI
Peran Strategis Freeport Indonesia sebagai Kontributor Utama Perekonomian Nasional

Peran Strategis Freeport Indonesia sebagai Kontributor Utama Perekonomian Nasional

EKONOMI
Tembaga Jadi Pemeran Utama Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Tembaga Jadi Pemeran Utama Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon