ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Mau Naikkan UMP 2025, Apindo Minta Kualitas SDM Jadi Acuan

Sabtu, 9 November 2024 | 16:37 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi pekerja pabrik.
Ilustrasi pekerja pabrik. (Antara/Hafidz Mubarak A)

Jakarta, Beritasatu.com - Langkah pemerintah untuk menaikkan upah minimum provinsi (UMP) pada 2025 harus bersamaan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan produktivitas para pekerja. Hal ini menjadi penting karena dua hal itu akan meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam mengatakan, kenaikan upah pekerja bakal sulit tanpa adanya peningkatan produktivitas dan kualitas SDM. Hal ini karena separuh dari jumlah tenaga kerja di Indonesia memiliki tingkat pendidikan yang rendah.

"Maka kita harus meningkatkan kualitas para pekerja dengan melakukan pelatihan. Pemerintah juga perlu untuk melakukan banyak program pelatihan kerja untuk meningkatkan skill dan pembaruan skill pekerja," ucapnya dikutip dari Antara, Sabtu (9/11/2024).

ADVERTISEMENT

Ia melanjutkan, di luar negeri, para pekerja akan mendapatkan pelatihan mencapai 14 hari dalam setahun. Misalnya, Singapura memberikan anggaran dan fasilitas pelatihan bagi pekerja dengan usia di atas 40 tahun untuk meningkatkan keterampilan.

Kemudian, Korea Selatan memberikan dukungan dan fasilitas pelatihan untuk pekerja yang ingin beralih pekerjaan berbasis digital.

Ia menyebutkan, pelatihan terstruktur menjadi hal penting karena setiap tahun ada tiga juga orang yang mencari kerja di Indonesia. Sekitar 20% dari 100 juta pekerja di Indonesia membutuhkan peningkatan keterampilan dan pembaruan keterampilan.

Terkait penetapan UMP 2025, Bob berharap pemerintah dapat lebih fokus pada optimalisasi regulasi yang ada, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023, daripada terus menerbitkan peraturan baru.

"Pergantian regulasi dapat menimbulkan ketidakpastian sehingga berdampak terhadap investasi, bahkan berujung pada hilangnya lapangan pekerjaan. Padahal, Indonesia membutuhkan setidaknya tiga juta lapangan pekerjaan baru di setiap tahunnya," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Melihat Langkah Stabilitas Saat Rupiah Turun ke Rp 17.500 Per Dolar AS

Melihat Langkah Stabilitas Saat Rupiah Turun ke Rp 17.500 Per Dolar AS

EKONOMI
Apindo: Rupiah Melemah Jadi Rp 17.500, Beban Dunia Usaha Makin Berat

Apindo: Rupiah Melemah Jadi Rp 17.500, Beban Dunia Usaha Makin Berat

EKONOMI
Apindo Minta Kejelasan Skema Patungan Uang Saku Magang

Apindo Minta Kejelasan Skema Patungan Uang Saku Magang

EKONOMI
Kepastian Hukum dan Konsistensi Kebijakan Faktor Pendorong Investasi

Kepastian Hukum dan Konsistensi Kebijakan Faktor Pendorong Investasi

EKONOMI
Apindo Ungkap Penyebab Investasi Sulit Serap Tenaga Kerja

Apindo Ungkap Penyebab Investasi Sulit Serap Tenaga Kerja

EKONOMI
Apindo Wanti-wanti Kegiatan Produksi Terhenti Imbas Konflik Timteng

Apindo Wanti-wanti Kegiatan Produksi Terhenti Imbas Konflik Timteng

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon