ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Tergelincir di Tengah Beragam Sentimen

Jumat, 13 Desember 2024 | 06:20 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi pengeboran lepas pantai yang menghasilkan minyak mentah.
Ilustrasi pengeboran lepas pantai yang menghasilkan minyak mentah. (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta, Beritasatu.com - Harga minyak dunia mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (12/12/2024) di tengah berbagai sentimen yang memengaruhi pasar. Salah satunya prediksi pasokan yang melimpah hingga ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Mengutip Reuters, Jumat (13/12/2024), harga minyak mentah Brent turun sebesar 11 sen (0,15%) menjadi US$ 73,41 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah 27 sen (0,38%) ke US$ 70,02 per barel.

Badan Energi Internasional (IEA) melakukan sedikit revisi terhadap proyeksi permintaan minyak untuk 2024, tetapi tetap memperkirakan pasokan akan mencukupi kebutuhan pasar.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, OPEC pada Rabu (11/12/2024) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak untuk 2024, menjadi revisi kelima secara berturut-turut. Hal itu disebut memengaruhi harga minyak dunia yang merosot.

"Jika melihat data yang tersedia, IEA menyatakan bahwa surplus pasokan seharusnya sudah terjadi saat ini," ungkap analis Price Futures Group Phil Flynn.

Data IEA menunjukkan, pada Oktober, stok minyak global mengalami penurunan sebanyak 39,3 juta barel akibat aktivitas kilang yang rendah bersamaan dengan meningkatnya permintaan minyak global.

Di Amerika Serikat, inflasi tercatat sedikit meningkat pada November sesuai ekspektasi para ekonom. Hal ini memicu keyakinan bahwa The Fed kemungkinan besar akan kembali memangkas suku bunga, mendorong optimisme terhadap prospek ekonomi dan permintaan energi.

"Laporan inflasi memberikan angin segar bagi pasar. Meski tidak sempurna, tingkat inflasi tampaknya cukup rendah untuk memungkinkan The Fed menurunkan suku bunga pada pertemuan mendatang," jelas kepala analis komoditas SEB Bjarne Schieldrop terkait harga minyak dunia yang melemah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Minyak Dunia Menguat Tipis Sambut Pertemuan Trump-Xi Jinping

Harga Minyak Dunia Menguat Tipis Sambut Pertemuan Trump-Xi Jinping

EKONOMI
Purbaya: Insentif Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor BBM Indonesia

Purbaya: Insentif Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor BBM Indonesia

EKONOMI
PM India Minta Rakyat Hemat Energi hingga Stop Beli Emas

PM India Minta Rakyat Hemat Energi hingga Stop Beli Emas

INTERNASIONAL
Tanpa Kesepakatan Damai AS-Iran, Harga Minyak Akan Terus Naik

Tanpa Kesepakatan Damai AS-Iran, Harga Minyak Akan Terus Naik

EKONOMI
Kesepakatan Damai AS-Iran Gagal, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

Kesepakatan Damai AS-Iran Gagal, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

EKONOMI
LCC Korea Selatan Pangkas 900 Penerbangan Imbas Harga Avtur Melejit

LCC Korea Selatan Pangkas 900 Penerbangan Imbas Harga Avtur Melejit

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon