ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Emas Dunia Melonjak 26 Persen Selama 2024 hingga Raih Peningkatan Tahunan Tertinggi, Bagaimana 2025?

Rabu, 1 Januari 2025 | 06:48 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Harga emas mengalami penguatan pada Kamis (21/12/2023) atau Jumat WIB seiring melemahnya nilai dolar.
Harga emas mengalami penguatan pada Kamis (21/12/2023) atau Jumat WIB seiring melemahnya nilai dolar. (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Harga emas dunia mencatat kenaikan tahunan lebih dari 26% sepanjang 2024 hingga menjadi lonjakan terbesar sejak 2010. Peningkatan ini didorong oleh permintaan aset safe haven serta kebijakan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral. Namun, situasi ini bisa berubah pada 2025, tergantung pada kebijakan yang diambil dalam periode kepemimpinan kedua Donald Trump.

Mengutip CNBC International, Rabu (1/1/2025), harga emas spot naik 0,7% ke level US$ 2.622,85 per ons pada sesi perdagangan terakhir 2024, Selasa (31/12/2024). Sementara itu, kontrak berjangka emas AS naik 0,8% ke angka US$ 2.638,10 per ons.

Sepanjang 2024, harga emas mencapai rekor tertinggi baru atau all time high (ATH) di level US$ 2.790,15 pada 31 Oktober. Rekor ini didorong oleh pembelian besar-besaran dari bank sentral, ketidakpastian geopolitik, dan pelonggaran kebijakan moneter global.

ADVERTISEMENT

Analis memprediksi faktor-faktor yang mendorong kenaikan harga emas dunia masih akan berlanjut hingga 2025. Namun, kebijakan Donald Trump yang berpotensi meningkatkan inflasi dan memperlambat penurunan suku bunga The Fed dapat menjadi hambatan.

“Emas tetap berada dalam tren pasar bullish jangka panjang, tetapi pergerakannya kemungkinan tidak akan setajam yang terlihat pada 2024,” ujar Kepala Strategi Logam MKS PAMP SA Nicky Shiels.

Shiels juga mencatat bahwa ketegangan politik meningkat setelah kemenangan telak Trump, sementara tren pembelian emas oleh bank sentral diperkirakan terus berlanjut pada 2025. Namun, aktivitas ini mungkin lebih tertutup karena ancaman kebijakan tarif Trump terhadap negara-negara yang aktif dalam dedolarisasi.

Walaupun emas sempat kehilangan momentum pada November akibat penguatan dolar yang dipicu oleh euforia Trump, para analis tetap optimistis bahwa tren bullish akan berlanjut di tahun depan.

Strategis logam Citi Global Markets Tom Mulqueen memperkirakan, harga emas akan kembali naik, didorong oleh pelemahan pasar tenaga kerja AS, tingginya suku bunga yang menekan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan permintaan dari ETF.

Selain harga emas dunia yang naik selama 2024, perak juga mencatatkan performa terbaiknya sejak 2020, dengan kenaikan hampir 22%. Namun, komoditas lain, seperti platinum dan palladium justru mengalami penurunan tahunan masing-masing lebih dari 8% dan 17%.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Update Harga Emas Kamis Malam di Tengah Pertemuan Trump-Xi Jinping

Update Harga Emas Kamis Malam di Tengah Pertemuan Trump-Xi Jinping

EKONOMI
Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Harga Emas Dunia Stabil di Tengah Pertemuan Trump dan Xi Jinping

EKONOMI
Harga Emas Dunia Kembali Melemah Dipicu Inflasi AS dan Perang Iran

Harga Emas Dunia Kembali Melemah Dipicu Inflasi AS dan Perang Iran

EKONOMI
Update Harga Emas Dunia: Turun 2 Hari Beruntun

Update Harga Emas Dunia: Turun 2 Hari Beruntun

EKONOMI
Harga Emas Dunia Selasa Sore Turun dari Rekor Tertinggi 3 Pekan

Harga Emas Dunia Selasa Sore Turun dari Rekor Tertinggi 3 Pekan

EKONOMI
Harga Emas Dunia Selasa Siang Turun Tipis Seusai Menguat Tajam

Harga Emas Dunia Selasa Siang Turun Tipis Seusai Menguat Tajam

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon