Koperasi Merah Putih Jadi Prioritas Prabowo Atasi Masalah Desa
Kamis, 22 Mei 2025 | 16:04 WIB
Palangka Raya, Beritasatu.com - Koperasi desa/kelurahan Merah Putih menjadi prioritas utama Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Program ini juga dirancang untuk menjawab berbagai keresahan masyarakat, khususnya di pedesaan.
Masalah rantai pasok yang panjang, dominasi tengkulak, sulitnya lapangan kerja, harga bahan pokok yang tidak stabil, akses layanan kesehatan yang terbatas, hingga jeratan rentenir menjadi perhatian utama dalam program ini.
Sebagai bentuk implementasi program, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menghadiri kegiatan percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih melalui Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus (Musdesus) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (22/5/2025).
Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan mengapresiasi terbentuknya 68 Koperasi Merah Putih dari total target 1.432 koperasi di Kalimantan Tengah. Ia menyebut Kota Palangka Raya bahkan telah mencapai 100% pembentukan koperasi.
“Musdesus hampir seluruhnya sudah terlaksana. Ini capaian di atas rata-rata nasional,” kata Zulkifli Hasan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa koperasi ini merupakan solusi konkret pemerintah terhadap permasalahan ekonomi desa.
"Dengan koperasi, masyarakat bisa mengakses layanan simpan pinjam, toko sembako, klinik, apotek, hingga gudang logistik yang dikelola secara kolektif dan transparan," ucap dia.
Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Menko Pangan ditugaskan untuk mengoordinasikan percepatan pembentukan 80.000 koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. Target hukum pembentukan koperasi ditetapkan hingga 30 Juni 2025.
Skema pembentukannya dimulai dari Musdesus, pengurusan akta notaris, hingga pengesahan legalitas oleh Kementerian Hukum dan HAM.
“Kalau tidak ada kemauan politik dari gubernur, bupati, dan wali kota, maka program ini tidak bisa berjalan. Ini untuk rakyat dan harus kita selesaikan bersama,” tegas Zulkifli.
Di sisi lain, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyatakan dukungannya dan meminta seluruh jajaran pemerintahan di semua tingkatan mendorong percepatan pembentukan koperasi tersebut.
Sebagai program unggulan Presiden Prabowo, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi instrumen penting dalam mengatasi dominasi tengkulak dan rentenir, membuka lapangan kerja, menstabilkan harga kebutuhan pokok, dan memperkuat ekonomi rakyat dari desa ke kota.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




