ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pandeglang Ekspor Perdana 5.000 Ekor Ikan Mas Sinyonya ke Vietnam

Minggu, 1 Juni 2025 | 13:39 WIB
B
RA
Penulis: Budiman | Editor: RP
Direktorat Jenderal Kementerian Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Tertinggal, Tabrani, secara resmi melepas ekspor perdana benih ikan mas sinyonya sebanyak 5.000 ekor ke Vietnam.
Direktorat Jenderal Kementerian Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Tertinggal, Tabrani, secara resmi melepas ekspor perdana benih ikan mas sinyonya sebanyak 5.000 ekor ke Vietnam. (Beritasatu.com/Budiman)

Pandeglang, Beritasatu.com – Direktorat Jenderal Kementerian Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Tertinggal, Tabrani, secara resmi melepas ekspor perdana benih ikan mas sinyonya sebanyak 5.000 ekor ke Vietnam.

Kegiatan pelepasan ini berlangsung di lokasi budidaya milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Warga Dekat, di Bukit Ikan Mas Sinyonya, Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (1/6/2025).

“Hari ini kami bersama Wakil Bupati Pandeglang yang mewakili gubernur, perwakilan dari Kementerian Perdagangan dan seluruh unsur terkait mengikuti pelepasan perdana ekspor ikan mas sinyonya hasil budi daya Desa Bandung. Untuk ekspor perdana ini, pengiriman dilakukan ke Vietnam,” ujar Tabrani saat ditemui di lokasi, Minggu (1/6/2025).

ADVERTISEMENT

Selain Vietnam, Tabrani mengungkapkan beberapa negara lain juga berminat untuk mengimpor ikan mas sinyonya dari bumdes Desa Bandung. Ia meminta kepada bumdes Bandung  agar bisa memenuhi kebutuhan ekspor tersebut, sehingga dapat menggerakan perekonomian di wilayah desa Bandung, khususnya Kabupaten Pandeglang.

“Ada beberapa negara yang telah meminta ikan mas sinyonya. Mudah-mudahan ke depan, Desa Bandung melalui Bumdes  mampu memenuhi permintaan tersebut,” katanya.

Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja, menjelaskan sebanyak 5.000 ekor ikan mas sinyonya yang akan diekspor ke Vietnam tersebut dijadwalkan diberangkatkan pada 2 Juni 2025 setelah melalui proses karantina.

Wahyu menambahkan, selain Vietnam, ikan mas sinyonya juga diminati oleh negara lain seperti Malaysia, Singapura, Timor Leste, dan Arab Saudi.

Ikan mas sinyonya yang diekspor berusia 35 hari dan merupakan hasil budidaya bumdes Desa Bandung. Ikan ini dikenal sebagai jenis ikan purbakala khas Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang dengan ciri khas mata sipit, warna kuning keemasan, dan sirip yang panjang. Selain itu, ikan mas sinyonya juga umumnya memiliki usia hidup lebih dari 15 tahun.

“Bobotnya juga bisa mencapai lebih 20 kilogram,” tandas Wahyu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Nelayan Pandeglang Desak Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Melaut

Nelayan Pandeglang Desak Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Melaut

BANTEN
Kronologi Pria di Pandeglang Tewas Dikeroyok gara-gara Rental Mobil

Kronologi Pria di Pandeglang Tewas Dikeroyok gara-gara Rental Mobil

BANTEN
8 Calon Jemaah Haji Pandeglang Gagal Berangkat ke Tanah Suci 2026

8 Calon Jemaah Haji Pandeglang Gagal Berangkat ke Tanah Suci 2026

NASIONAL
7 Rumah Warga Rusak Parah Diterjang Puting Beliung di Pandeglang

7 Rumah Warga Rusak Parah Diterjang Puting Beliung di Pandeglang

BANTEN
Banjir Kepung Pandeglang, 7.500 Warga Terdampak Akibat Sungai Meluap

Banjir Kepung Pandeglang, 7.500 Warga Terdampak Akibat Sungai Meluap

BANTEN
Banjir di Pandeglang Paksa Ratusan Warga Mengungsi

Banjir di Pandeglang Paksa Ratusan Warga Mengungsi

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon