Nego RI-AS Tak Hanya Bahas Tarif, Ekonomi Digital Juga Jadi Sorotan
Jumat, 11 Juli 2025 | 15:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Negosiasi hubungan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) kini tidak lagi terbatas pada isu tarif. Dalam pertemuan bilateral terbaru di Washington DC, Rabu (9/7/2025), kedua negara sepakat memperluas ruang negosiasi ke isu-isu strategis, seperti hambatan nontarif, ekonomi digital, dan keamanan ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Indonesia tidak hanya menyelaraskan pandangan terkait kebijakan tarif, tetapi juga mendorong kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor penting.
“Kita sudah memiliki pemahaman yang sama dengan AS terkait progres perundingan. Kita akan mengoptimalkan waktu dalam tiga minggu ke depan untuk secara intensif merundingkan lebih lanjut dan menuntaskan perundingan tarif ini dengan prinsip saling menguntungkan,” ujar Airlangga dalam siaran pers Kemenko Perekonomian, Jumat (11/7/2025).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas surat resmi Presiden AS Donald Trump kepada Presiden Prabowo Subianto pada 7 Juli 2025, yang menyampaikan rencana penerapan tarif resiprokal mulai 1 Agustus 2025.
Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang diterima langsung oleh pemerintah AS untuk membahas kebijakan tersebut.
Selain isu tarif, delegasi Indonesia juga menyoroti pentingnya mengatasi hambatan non-tarif serta mendorong transformasi perdagangan melalui kerja sama ekonomi digital, sektor yang dinilai semakin vital dalam era globalisasi digital saat ini.
Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, yang turut dalam delegasi menyatakan, pembahasan kali ini menunjukkan arah kebijakan yang lebih strategis.
“Perundingan telah mencapai kemajuan dengan kesepakatan yang mencakup isu tarif, hambatan non-tarif, ekonomi digital, keamanan ekonomi, serta kerja sama komersial dan investasi,” ungkap Susiwijono.
Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga didampingi oleh Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo, serta Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




