ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kembangkan AI, Meta Kembali Bajak 2 Eksekutif Kunci Apple

Jumat, 18 Juli 2025 | 16:12 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ilustrasi Meta AI.
Ilustrasi Meta AI. (AP/Jeff Chiu)

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah berhasil menarik salah satu eksekutif kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) teratas Apple dengan paket kompensasi senilai US$ 200 juta, Meta kembali merekrut dua bawahan dari eksekutif tersebut.

Dilansir dari MacRumors, Jumat (18/7/2025), dua nama terbaru yang direkrut Meta adalah Mark Lee dan Tom Gunter, yang sebelumnya merupakan bagian dari tim foundation models Apple. Keduanya akan bergabung dengan tim Superintelligence Labs milik Meta, divisi baru yang fokus membangun sistem AI canggih dengan kemampuan setara atau melampaui kecerdasan manusia.

Pada awal bulan ini, mantan pemimpin tim foundation models Apple Ruoming Pang juga telah lebih dahulu bergabung dengan Meta. Tim yang dipimpin Pang sebelumnya bertanggung jawab atas pengembangan fitur-fitur Apple Intelligence seperti rangkuman email, notifikasi prioritas, dan Genmoji. Lee merupakan perekrutan pertama Pang saat di Apple, sedangkan Gunter dikenal sebagai salah satu anggota senior di tim tersebut.

ADVERTISEMENT

Meta kini gencar berinvestasi besar-besaran untuk merekrut talenta baru demi bersaing dengan kemajuan teknologi dari OpenAI dan Google. Di sisi lain, Apple dilaporkan mulai menawarkan kenaikan gaji kepada sejumlah insinyurnya guna mencegah gelombang hengkang, meskipun jumlahnya masih jauh lebih kecil dibandingkan tawaran dari Meta.

Bloomberg menyebut, hengkangnya tiga tokoh kunci ini mencerminkan gejolak yang terus berlangsung di tim Apple Foundation Models. 

Apple kini dikabarkan tengah mempertimbangkan perubahan strategi besar, termasuk menggunakan model eksternal dari OpenAI atau Anthropic untuk mendukung fitur Siri dan Apple Intelligence, akibat keterbatasan teknologi internal mereka.

Saat ini, Apple mengembangkan dua versi Apple Intelligence, satu berbasis teknologi internal dan satu lagi menggunakan teknologi pihak ketiga.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Instagram Lakukan Pembersihan Massal Akun Bot

Instagram Lakukan Pembersihan Massal Akun Bot

OTOTEKNO
Performa Masih di Bawah Pesaing, Meta Tunda Rilis AI Avocado

Performa Masih di Bawah Pesaing, Meta Tunda Rilis AI Avocado

OTOTEKNO
Meta Ubah Aturan Bisnis, WhatsApp Hapus ChatGPT mulai 2026

Meta Ubah Aturan Bisnis, WhatsApp Hapus ChatGPT mulai 2026

OTOTEKNO
Apa Itu Fitur Quick Recap yang Sedang Diuji Coba WhatsApp?

Apa Itu Fitur Quick Recap yang Sedang Diuji Coba WhatsApp?

OTOTEKNO
Ketinggalan Obrolan di WhatsApp Group? Meta AI Bisa Bikin Ringkasannya

Ketinggalan Obrolan di WhatsApp Group? Meta AI Bisa Bikin Ringkasannya

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon