ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Keputusan Cepat Prabowo Selamatkan Siklus Ekspor RI

Senin, 28 Juli 2025 | 19:24 WIB
AS
MK
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: MBK
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi narasumber saat Investor Daily Round Table dengan tema Diplomasi Ekonomi: Menavigasi Tantangan Global Menuju Kemitraan Ekonomi Baru di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin 28 Juli 2025.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi narasumber saat Investor Daily Round Table dengan tema Diplomasi Ekonomi: Menavigasi Tantangan Global Menuju Kemitraan Ekonomi Baru di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin 28 Juli 2025. (Berita Satu Photo/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com — Keputusan cepat Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan diplomasi ke Amerika Serikat (AS) dinilai sangat berpengaruh dalam menjaga kelangsungan pengiriman pesanan ekspor dari Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Haryarto menjelaskan, langkah ini memberi kepastian bagi pelaku usaha untuk melanjutkan produksi dan pengiriman barang, di saat negara-negara lain masih menunda keputusan dan belum memberikan kejelasan soal tarif perdagangan.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa pengumuman kesepakatan tarif ekspor barang dari Indonesia ke pasar AS sebesar 19 persen tersebut menjadi penentu utama dalam kelancaran siklus perdagangan internasional. Tanpa kepastian itu, pelaku usaha bisa mengalami penundaan yang berdampak besar terhadap arus ekspor.

ADVERTISEMENT

“Waktu Presiden Prabowo mengumumkan tarif 19 persen, saat itu juga pesanan ekspor langsung jalan. Tapi kalau pengumuman itu belum keluar, pesanan pasti tertahan. Kalau tertunda, maka siklus produksinya bisa terlewat satu tahun,” ujar Airlangga dalam acara diskusi Investor Daily Roundtable Talk di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (28/7/2025).

Airlangga menegaskan, kecepatan dan ketepatan waktu dalam pengambilan keputusan menjadi keunggulan Indonesia. Negara lain yang masih dalam tahap negosiasi belum bisa memberikan kepastian kepada dunia usaha mereka, sehingga order tertahan dan tidak bisa segera diproses.

“Jadi ini kita sebut timely. Pak Presiden mengumumkannya tepat waktu, negara lain belum, kita sudah. Sehingga ada kepastian order terus berjalan,” katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mendag Ungkap Tarif Impor AS untuk Indonesia Masih Bisa Dinego

Mendag Ungkap Tarif Impor AS untuk Indonesia Masih Bisa Dinego

EKONOMI
Nike Digugat Konsumen karena Tak Kembalikan Biaya Tarif Impor

Nike Digugat Konsumen karena Tak Kembalikan Biaya Tarif Impor

EKONOMI
Indonesia Akan Temui Perwakilan Dagang AS Bahas Investigasi Tarif

Indonesia Akan Temui Perwakilan Dagang AS Bahas Investigasi Tarif

EKONOMI
RI Siapkan Bukti Hadapi Investigasi Dagang Amerika Serikat

RI Siapkan Bukti Hadapi Investigasi Dagang Amerika Serikat

EKONOMI
Purbaya Yakin Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Indonesia

Purbaya Yakin Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Indonesia

EKONOMI
Trump Bakal Selidiki Praktik Perdagangan 16 Mitra Dagang, Termasuk RI

Trump Bakal Selidiki Praktik Perdagangan 16 Mitra Dagang, Termasuk RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon