ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kementerian ESDM Siap Sanksi Pelaku Pertambangan Langgar Aturan

Rabu, 6 Agustus 2025 | 16:16 WIB
BI
IC
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: CAH
Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba), Siti Sumilah Rita Susilawati (tengah) dalam acara Energi dan Mineral Festival 2025 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Kamis, 31 Juli 2025.
Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba), Siti Sumilah Rita Susilawati (tengah) dalam acara Energi dan Mineral Festival 2025 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Kamis, 31 Juli 2025. (Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

Transformasi Pertambangan

Kementerian ESDM sebelumnya menegaskan, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat, Kementerian ESDM melalui Ditjen Minerba terus mendorong transformasi sektor ini agar lebih rendah emisi tetapi tetap berdaya saing. 

Dari sisi kebijakan dan arahan strategis, pihaknya mendukung dan memfasilitasi berbagai inisiatif. Pertama, penerapan cofiring batubara dengan biomassa pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebagai salah satu strategi jangka pendek-menengah untuk menurunkan emisi dari sektor ketenagalistrikan. 

ADVERTISEMENT

Kedua, dukungan terhadap pengembangan dan implementasi teknologi carbon capture, utilization and storage (CCUS), terutama untuk fasilitas industri dengan emisi tinggi, termasuk subsektor pertambangan dan pengolahan mineral. 

Menurut Siti, teknologi ini dipandang sebagai game-changer dalam strategi dekarbonisasi industri. 
Ketiga, upaya revegetasi dan reklamasi pascatambang yang terus diperkuat implementasinya. Selain sebagai kewajiban pemulihan lingkungan, revegetasi juga berperan dalam penyerapan karbon dan pemulihan fungsi ekologis. 

Keempat, peningkatan penggunaan energi bersih di lingkungan tambang, antara lain melalui dukungan terhadap pemanfaatan biodiesel seperti B20 atau B30, integrasi panel surya untuk keperluan operasional, serta langkah-langkah efisiensi energi. 

Kelima, Ditjen Minerba juga mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik dan alat berat berbasis listrik dalam operasi tambang, sebagai bagian dari pengembangan green and smart mining di Indonesia. 

"Pemerintah terus mendorong agar aspek keberlanjutan tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi menjadi bagian dari budaya operasional perusahaan tambang di Indonesia," pungkasnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon