Kendaraan Tambang Diawasi Ketat, ESDM Siapkan Sanksi Berat
Jumat, 8 Agustus 2025 | 17:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pengawasan terhadap kegiatan usaha pertambangan terus dilakukan secara menyeluruh, termasuk aspek kendaraan operasional tambang.
Tujuannya adalah untuk menjamin bahwa kendaraan-kendaraan tersebut memenuhi standar keselamatan, efisiensi operasional, dan kelestarian lingkungan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Siti Sumilah Rita Susilawati menjelaskan, pengawasan dilakukan oleh tim Inspektur Tambang.
“Tim kami memastikan Kepala Teknik Tambang dan pengawas operasional melakukan pemeriksaan berkala dan sewaktu-waktu, serta evaluasi terhadap pelaporan perusahaan tambang,” ungkap Siti Sumilah Rita Susilawati kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).
Perusahaan tambang diwajibkan untuk melakukan pengujian kelayakan kendaraan dan peralatan tambang, menjaga pemeliharaan berkala terhadap sarana dan prasarana, melibatkan tenaga teknis yang kompeten, dan memastikan keselamatan operasional dan kelestarian lingkungan.
“Parameter pemeriksaan mencakup aspek teknis, keselamatan, dan lingkungan tambang,” jelasnya.
Pengawasan kendaraan tambang mengacu pada regulasi yang ketat, yaitu Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik, dan Kepmen ESDM Nomor 1827 Tahun 2018 yang mengatur standar teknis pengoperasian kendaraan tambang, pemeliharaan alat, kompetensi tenaga kerja, hingga sistem manajemen keselamatan.
Kementerian ESDM tidak segan memberikan sanksi administratif kepada perusahaan yang tidak mematuhi standar Good Mining Practice.
“Penegakan di lapangan dilakukan secara ketat. Bila ditemukan ketidaksesuaian, sanksi administratif akan diberikan,” tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




