Terpopuler: Paket Ekonomi hingga ESDM Tertibkan Lahan Tambang
Selasa, 16 September 2025 | 06:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kabar tentang Menko Ekonomi Airlangga Hartarto meluncurkan paket kebijakan dan optimistis pertumbuhan ekonomi hingga 5,3% menjadi berita terpopuler atau top news di Beritasatu.com pada Senin (15/9/2025).
Kabar lain yang banyak menarik perhatian pembaca adalah soal Polda Metro Jaya mengerahkan 119 personel untuk patroli skala besar, penyebab bencana mengerikan mengancam Australia, akses pejalan kaki di Stasiun Cikini lebih mudah setelah pagarnya dibongkar, serta Kementerian ESDM yang menertibkan ratusan hektare lahan tambang.
Berikut lima berita terpopuler atau top 5 news di Beritasatu.com, pada Senin (15/9/2025):
1. Luncurkan Paket Kebijakan, Airlangga Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,2%
Pemerintah meluncurkan paket kebijakan terbaru yang mencakup delapan program ekonomi untuk 2025, empat program lanjutan pada 2026, serta lima program penyerapan tenaga kerja.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis langkah ini dapat membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia menembus 5,2%.
“Pertumbuhan ekonomi hingga 5,2% mudah-mudahan bisa dicapai,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Airlangga menjelaskan, optimisme tersebut didorong oleh percepatan belanja pemerintah dan peningkatan daya beli masyarakat. “Kita melakukan de-bottlenecking terhadap program andalan, plus memberi keleluasaan kepada kelas menengah melalui PPN DTP (pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah) dan PPh Pasal 21,” ujarnya.
2. Polda Metro Jaya Kerahkan 119 Personel untuk Patroli Skala Besar
Patroli Polda Metro Jaya kembali digelar dengan mengerahkan 119 personel hari ini, Senin (15/9/2025) sebagai bagian dari kegiatan rutin pengamanan ibu kota. Patroli skala besar ini ditujukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat Jakarta, terutama seiring adanya aksi demo di sejumlah titik kota.
Apel patroli dipimpin oleh Kasiaga 2 Biroops Polda Metro Jaya, AKBP Firdaus Prapanca, sekitar pukul 16.00 WIB.
Kegiatan patroli ini dibagi menjadi dua wilayah. Kelompok pertama bertugas di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Sementara itu, kelompok kedua bertugas di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.
3. Bencana Mengerikan Ancam Australia pada 2050, Ini Penyebabnya
Naiknya permukaan laut dan banjir akibat perubahan iklim diperkirakan akan mengancam rumah serta mata pencaharian lebih dari satu juta warga Australia pada 2050. Laporan penilaian risiko iklim nasional yang dirilis Senin (15/9/2025) juga memperingatkan lonjakan kematian akibat penyakit terkait panas.
Penilaian independen tersebut menemukan bahwa sekitar 1,5 juta penduduk pesisir akan terdampak langsung oleh kenaikan air laut pada 2050. Angka ini diperkirakan meningkat hingga 3 juta orang pada 2090. Kondisi ini juga mengancam nilai properti Australia, yang diproyeksikan merugi hingga A$ 611 miliar (US$ 406 miliar) pada 2050, dan bisa membengkak menjadi A$ 770 miliar pada 2090.
Menteri Iklim Chris Bowen menegaskan perubahan iklim kini bukan lagi prediksi, melainkan realitas. "Kita sedang mengalami perubahan iklim. Ini kenyataan, dan sudah terlambat untuk menghindari dampaknya," ujarnya.
4. Pagar Stasiun Cikini Dibongkar, Akses Pejalan Kaki Lebih Mudah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta membongkar pagar pembatas trotoar di sekitar Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025). Langkah ini diambil setelah banyak protes dari pengguna KRL yang selama ini harus berjalan memutar untuk keluar-masuk stasiun.
Kebijakan pembongkaran pagar mulai diuji coba hari ini sebagai respons atas keluhan masyarakat, khususnya pengguna KRL yang rutin menggunakan pintu timur Stasiun Cikini. Sebelumnya, penumpang harus menempuh jarak lebih jauh dengan berjalan kaki ke pintu selatan atau utara akibat adanya pagar pembatas di jalur pedestrian.
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengatakan pembongkaran pagar dilakukan demi memberikan kemudahan akses sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.
5. Kementerian ESDM Tertibkan Ratusan Hektare Lahan Tambang Ilegal
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan penertiban ratusan hektare lahan tambang yang beroperasi tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM Rilke Jeffri Huwae mengungkapkan, penertiban ini terus dilakukan di tengah upaya pemerintah mendorong pemanfaatan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Menurutnya, ini menjadi bukti konsistensi pemerintah dalam menjaga tata kelola energi dan sumber daya mineral.
"Sesuai dengan arahan Bapak Menteri ESDM, untuk mewujudkan praktik pertambangan yang baik, kami terus memperkuat pengawasan dan penindakan pada praktik pertambangan ilegal," ujar Jeffri Huwae dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (15/9/2025).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




