Update Harga Emas Global Tembus US$ 3.800 pada 29 September
Senin, 29 September 2025 | 17:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas melonjak menembus US$ 3.800 per ounce untuk pertama kalinya. Lonjakan ini didorong meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed).
Harga emas spot naik 1,5% ke US$ 3.816,79 per ons, setelah sempat menyentuh US$ 3.819,59 di awal sesi. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 1% menjadi US$ 3.846,60. Indeks dolar AS turun 0,3%, membuat emas yang dihargai dengan dolar menjadi lebih murah bagi pembeli di luar negeri.
Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan pimpinan Demokrat dan Republik di Kongres pada Senin untuk membahas perpanjangan anggaran pemerintah. Tanpa kesepakatan, penutupan pemerintahan diperkirakan dimulai pada Rabu (1/10/2025).
“Dengan The Fed yang diperkirakan akan memangkas suku bunga lebih lanjut dalam enam bulan ke depan, saya melihat ada potensi kenaikan emas hingga ke level US$ 3.900 per ounce,” kata analis UBS Giovanni Staunovo seperti dilansir dari Reuters.
Data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada Jumat (26/9/2025) sesuai dengan ekspektasi pasar. Hal itu memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
Emas yang diuntungkan dari suku bunga rendah serta ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, telah menguat lebih dari 45% sepanjang tahun berjalan (year to date). Banyak perusahaan sekuritas kini bersikap bullish terhadap reli harga emas.
SPDR Gold Trust, dana investasi emas berbasis exchange-traded fund (ETF) terbesar di dunia, melaporkan kepemilikan naik 0,89% menjadi 1.005,72 ton pada Jumat.
Sementara itu, harga spot silver naik 2,1% ke US$ 46,94 per ounce, tertinggi dalam lebih dari 14 tahun. Harga platinum naik 2,5% menjadi US$ 1.606,77, tertinggi dalam 12 tahun, dan paladium menguat 0,7% ke US$ 1.279,15.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




