ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Inovasi Dorong Daya Saing Industri Sepatu dan Alas Kaki Nasional

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 22:00 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Pekerja menyelesaikan pembuatan sandal wanita di pabrik sepatu rumahan OB Shoes di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.
Pekerja menyelesaikan pembuatan sandal wanita di pabrik sepatu rumahan OB Shoes di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menilai sektor sepatu dan alas kaki di Indonesia kini semakin kompetitif berkat dorongan inovasi dan pembaruan model bisnis yang dilakukan oleh para pelaku usaha.

“Persaingan di industri sepatu dan alas kaki memang sangat ketat. Namun, hal itu justru disebabkan oleh inovasi tinggi yang dilakukan baik oleh pelaku usaha baru maupun yang sudah lama beroperasi,” ujar Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan dikutip dari Antara, Minggu (12/10/2025).

Menurutnya, inovasi tersebut menciptakan proses seleksi alami di pasar. Hanya produk dengan inovasi yang relevan dan menarik yang dapat bertahan dan diterima konsumen.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Nurul menjelaskan bahwa model bisnis di industri ini juga telah berubah. Kini banyak pemegang merek yang fokus pada desain, riset, dan quality control, sementara proses produksinya diserahkan kepada pihak ketiga yang memiliki keahlian manufaktur.

“Perusahaan pemegang merek tidak memproduksi langsung, tetapi memberikan subkontrak kepada perusahaan yang mampu memproduksi sepatu dengan kualitas sesuai standar. Sementara riset dan pengembangannya tetap dilakukan oleh pemilik merek,” jelasnya.

Sementara itu, perubahan lanskap bisnis ini turut memengaruhi strategi perusahaan besar. PT Sepatu Bata Tbk (Bata) misalnya, memutuskan menutup pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat, sebagai langkah efisiensi dan penyesuaian terhadap dinamika industri.

Direktur dan Sekretaris Bata Hatta Tutuko menegaskan bahwa keputusan tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan bisnis jangka panjang serta memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang melalui kolaborasi dengan pemasok dan mitra lokal.

Meski demikian, Hatta memastikan Bata tetap berkomitmen berinvestasi di Indonesia dan terus menyediakan produk berkualitas bagi konsumen dalam negeri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon